Gloria Paskibraka Prihatin Maraknya Berita Hoax

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Gloria Natapradja bicara tentang Pancasila (Foto: Iqra Ardini/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Gloria Natapradja bicara tentang Pancasila (Foto: Iqra Ardini/kumparan)

Gloria Natapradja Hamel, mantan Paskibraka yang gagal mengibarkan bendera di Istana, berbicara soal Pancasila dan nasionalisme. Gloria menyoroti Pancasila itu dalam konteks maraknya berita hoax, provokasi, dan tindakan memecah belah.

"Orang itu terlalu malas untuk cari sumbernya, sekarang maunya instan. Baru baca jarkom (broadcast -red) di WA saja sudah merasa paling pintar, padahal sebenarnya hoax," kata Gloria dalam diskusi di kantor Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (2/6).

[Baca juga: Tulisannya Dituduh Plagiat, Ini Jawaban Afi Nihaya ]

Gloria mengaku prihatin, saat ini orang-orang yang berpandangan sempit dan mudah percaya kabar yang beredar, padahal isinya tidak benar. Sementara edukasi seringkali dilakukan dengan cara-cara yang membosankan.

"Cara penyampaian yang baku membuat anak muda nguap. Sampai sekarang jarang ada orang yang perhatikan audiens, saya ngerti apa enggak, bukan paham dan suka. Kita berebut nilai bagus karena di doktrin kita harus punya ijazah," bebernya.

[Baca juga: Afi Nihaya Diundang Istana Hadir di Upacara Hari Lahir Pancasila Besok ]

Afi bicara tentang Pancasila (Foto: Iqra Ardini/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Afi bicara tentang Pancasila (Foto: Iqra Ardini/kumparan)

Dia juga menyayangkan maraknya isu SARA belakangan ini. Padahal di kalangan kaum milenial seperti dirinya, isu SARA sudah ditinggalkan. Di situlah letak penerapan Pancasila yang sesungguhnya.

"Isu-isu SARA enggak akan terjadi jika kita mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari. Di kalangan saya, di usia milenial jarang banget ada kasus SARA. Yang beda agama dibully juga enggak ada," tuturnya.

[Baca juga: Afi Nihaya Bicara Kebinekaan di UGM ]

Gloria Natapradja dan Afi Nihaya bicara Pancasila (Foto: Iqra Ardini/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Gloria Natapradja dan Afi Nihaya bicara Pancasila (Foto: Iqra Ardini/kumparan)

Hal senada juga dikatakan pelajar asal Banyuwangi yang mulai dikenal publik karena tulisan pluralisme di Facebooknya, Asa Firda Inayah alias Afi Nihaya. Menurutnya, orang yang benar-benar mendalami agama tidak akan mudah diterpa ideologi antiPancasila.

"Memaksakan kebenaran itu konsep yang sangat konyol. Saya tadi dalam agama diajarkan agama kita adalah yang paling benar. Ini pengamatan agama yang sempit atau ada agenda lain?" katanya.

"Pancasila itu tidak ada sila yang melanggar agama manapun," imbuhnya.