Konten dari Pengguna

TikTok Didominasi Generasi Z

Nur Alfiyah

Nur Alfiyah

Pelajar SMA Cendrawasih 1 Jakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nur Alfiyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://cdn.pixabay.com/photo/2020/08/12/11/46/tiktok-5482438_1280.jpg
zoom-in-whitePerbesar
https://cdn.pixabay.com/photo/2020/08/12/11/46/tiktok-5482438_1280.jpg

Apa kalian tau TikTok? TikTok adalah sebuah platform yang menampilkan media audio visual. Media ini berupa video yang digabungkan dengan berbagai jenis musik. Media ini juga tempat menyalurkan kreativitas para penggunanya. Pengguna TikTok kini didominasi oleh generasi Z. Generasi Z sendiri adalah generasi yang lahir sekitar tahun 1977 sampai dengan 2009.

Mengapa TikTok ini didominasi oleh generasi Z? Karena video TikTok biasanya dicirikan dengan video yang berkualitas, menarik dan dilengkapi oleh berbagai fitur yang canggih, namun mudah digunakan pengguna untuk menyematkan musik dan efek visual pada video.

Banyak dari generasi Z yang menyalurkan bakatnya pada platform ini diantaranya adalah menyanyi, memasak, dan membuat content edukasi tentang berbagai hal teknologi maupun sains.

Menariknya dari platform ini adalah sebagian besar content video yang ditampilkan akan menjadi trend, sehingga banyak dari generasi Z yang tertarik akan platform ini.

Dari penjelasan di atas, sudah tentu ada berbagai dampak yang dihasilkan dari aplikasi TikTok ini pada generasi Z khususnya dampak teknologi informasi dan komunikasi dari segi positif maupun dari segi negatif. Dari segi positif sendiri aplikasi TikTok untuk generasi Z di antaranya yaitu:

  1. Sebagai salah satu platform yang mendorong kreativitas generasi Z dalam membuat suatu video. Kehadiran platform ini tak dipungkiri bisa mendorong potensi kreativitas generasi Z. Maka tidak heran jika content video yang berdurasi pendek ini tidak sebatas hiburan namun jua edukatif, informatif serta juga inspiratif.

  2. Meraih lebih banyak interaksi. Content creator menunjukkan kreasi video di platform ini. Umumnya mereka memiliki kanal yang memang dirancang untuk berinteraksi dengan para pengikut.

  3. Dapat mengasah skill generasi Z dalam editing video untuk membuat content mereka menarik perhatian dan lebih bermanfaat.

Namun dari beberapa point positif dari TikTok terdapat banyak dampak negatif untuk generasi Z di antaranya yaitu:

  1. Adanya content yang memperlihatkan kehidupan sosial dan ekonomi yang dapat memicu kesenjangan sosial atau kecemburuan sosial.

  2. Terdapat video yang tidak layak untuk ditampilkan. Salah satu di antara video tidak layak yang ditampilkan di platform ini adalah video yang vulgar.

  3. Rentan tersebarnya hoax. Gaya bercerita dan informasi yang diberikan setiap creator dalam platform ini dapat dengan mudah menimbulkan hoax karena belum ada sumber yang jelas.

  4. Dapat menjadikan platform ini sebagai sarana intimidasi atau ejekan. Banyak dari content yang ditampilkan TikTok mengandung ujaran dan menunjukkan rasa tidak suka yang sarkasme sehingga bisa dikatakan saling mengintimidasi atau mengejek antar sesama creator.

Media sosial telah menjadi sebuah kebutuhan baru di dalam kehidupan insan pada zaman sekarang. Dengan demikian, penulis berharap semoga generasi Z mampu memanfaatkan keuntungan-laba yang dapat diperoleh dari media sosial serta menghindari segala akibat-akibat negatif dari media sosial. Untuk itu generasi Z harus mampu berpikir kreatif dan terbuka untuk mengeksploitasi kelebihan-kelebihan media sosial.

Oleh

Nur Alfiyah

XI IPS 2

SMA Cendrawasih 1 Jakarta