Satu Hari Jelajahi Peloponnese, Yunani

Sesdilu 68
Tulisan dari Nurfika Wijayanti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika membahas rencana jalan-jalan ke Yunani sudah pasti akan ada usulan jadwal kunjungan ke Pulau Santorini atau Mykonos. Kedua pulau tersebut memang sangat terkenal di kalangan wisatawan Indonesia. Laut biru memanjakan mata, bangunan antik dari era Venesia, dan restoran yang menjajakan hidangan laut segar menjadikan kedua pulau tersebut sebagai destinasi wisata popular terutama di musim panas.
Meski demikian, jika teman kebetulan berkunjung ke Yunani tetapi tidak memiliki cukup waktu untuk terbang ke Pulau Santorini atau Mykonos, teman bisa memilih opsi perjalanan wisata satu hari ke kota-kota di wilayah Peloponnese. Ada banyak opsi destinasi wisata di Peloponnese, tetapi untuk optimalisasi waktu satu hari, saya akan mengajak teman untuk mengunjungi Kanal Corinth, Kota Spa Loutraki, Situs Arkeologis Mycenae, dan Kota romantis Nafplio.
Wisata satu hari ke Peloponnese menempuh jarak sekitar 80-120 km atau sekitar 2 jam 30 menit dari pusat kota Athena. Ada beberapa opsi transportasi yang dapat dipilih untuk mengunjungi kota-kota di Peloponnese, namun yang paling efisien dari segi waktu adalah sewa mobil.
Untuk menyewa mobil dapat langsung dilakukan setibanya di bandara internasional Athena atau di kota Athena. Penyewaan mobil di Yunani menerima SIM internasional Indonesia. Oh, ya, dalam berkendara di Yunani selalu ingat untuk tengok ke sebelah kiri sebelum menyeberang karena Yunani menggunakan setir di sebelah kiri; berbeda dengan di Indonesia.
Rangkaian perjalanan ini akan menghabiskan sekitar 11 jam, termasuk waktu tempuh pulang-pergi dari Athena ke destinasi-destinasi tersebut.
Destinasi pertama: Kanal Corinth
Kanal ini akan menjadi pit stop pertama setelah berkendara sekitar 1 jam dari Athena. Kanal Corinth dibangun pada abad pertama masehi untuk menghubungkan Teluk Corinth di Laut Ionia dengan Teluk Saronic di Laut Aegean.
Kanal ini selesai dibangun tahun 1893, tetapi tidak banyak dilalui oleh kapal besar karena bentuknya yang sempit. Saat ini kanal lebih banyak digunakan sebagai objek pariwisata karena pemandangannya yang indah.
Sembari menikmati pemandangan di pinggir kanal, jangan lupa memesan segelas freddo espresso, kopi espresso dingin khas Yunani. Setelah menghabiskan kopi, mari melanjutkan perjalanan!
Destinasi kedua: Loutraki
Melanjutkan 15 menit perjalanan ke utara, teman akan tiba di Loutraki. Untuk menjelajah Loutraki, saya sarankan teman membawa baju renang dan handuk karena kota ini memiliki thermal spa yang sayang untuk dilewatkan.
Jika teman tidak tertarik berendam di air hangat, dapat memilih opsi berjalan-jalan atau berenang langsung di pantai yang berada di sepanjang Pelabuhan Loutraki. Puas berendam, berenang, atau berjalan-jalan di pinggi pantai, teman dapat menyantap koulori dan segera menuju destinasi ketiga: situs kuno Mycanae
Destinasi ketiga: Mycanae
Mycanae (baca: /mikenes/) merupakan salah satu situs arkeologis terpenting di Yunani. Memasuki Mycanae, teman akan langsung melihat Lion Gate, gerbang kuno yang dibuat pada tahun 1250 sebelum masehi yang dijaga oleh dua patung singa sepanjang 3 meter.
Di dalam situs teman dapat menyaksikan bangunan melingkar yang merupakan makam keluarga bangsawan Mycanean. Agamemon, sang raja, dipercaya dimakamkan disini. Dalam proses eskavasi situs ini, para arkeolog juga menemukan sejumlah relik kuno berlapis emas yang dapat teman lihat langsung di museum arkeologi yang berada sebelah luar situs ini.
Destinasi keempat: Nafplio
Selesai mempelajari sejarah Mycanae, teman dapat melanjutkan perjalanan menuju kota paling romantis (menurut saya) di daratan Yunani: Nafplio. Perjalanan dari Mycanae menuju Nafplio dapat ditempuh dalam waktu 25 menit.
Nafplio banyak menyimpan sejarah Yunani modern karena kota ini merupakan ibu kota pertama Yunani modern. Sebagai destinasi wisata, Nafplio memiliki pemandangan indah yang dapat dinikmati dari Benteng Palamidi, sepanjang pantai di pinggir kota, maupun dari atas bukit.
Namun sebelum menjelajah Nafplio, saya sarankan teman untuk makan siang di restoran yang berjejer di sepanjang pantai Nafplio. Menu yang ditawarkan oleh restoran sangat beragam, mulai dari masakan italia sampai asia, tetapi tentu saja yang terbaik adalah hidangan laut segar, seperti ikan bakar, udang goreng, dan kalamari.
Selesai makan siang, teman dapat menjelajah ke sebelah timur untuk menuju Benteng Palamidi yang merupakan salah satu benteng terbaik di Yunani. Pembangunan awal benteng ini dimulai pada tahun 1711-1714 pada masa pendudukan Venesia dan pelebarannya dilanjutkan pada masa pendudukan Turki.
Benteng Palamidi memiliki 8 sistem benteng (bastion) serta penjara yang hingga saat ini sangat terawat.
Setelah mengunjungi Benteng Palamidi, teman dapat turun menjelajah kota Naflpio. Untuk menjelajah kota, teman dapat berjalan kaki maupun menyewa sepeda.
Jangan lupa mengunjungi gelatoria untuk mencicipi gelato terenak di Nafplio serta masuk ke dalam toko-toko yang menjual pernak-pernik unik khas Yunani, seperti gelang dengan symbol mata (Greek evil eye charm bracelet).
Jika lelah berkeliling, teman dapat beristirahat sejenak di Syntagma Square sembari menyaksikan matahari terbenam sebelum berkendara kembali ke Athena.
Sehari penuh diisi dengan berenang, jalan-jalan, dan makan enak sungguh membuat hati riang!
