Konten dari Pengguna

Promosi Penggunaan Hand Sanitizer Melalui Pelatihan dan Sosialisasi Pendidikan

hilda faz

hilda faz

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari hilda faz tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Promosi Penggunaan Hand Sanitizer Melalui Pelatihan dan Sosialisasi Pendidikan
zoom-in-whitePerbesar

"Patuhi Protokol Kesehatan! Gunakan masker, cucilah tangan dengan benar, gunakan hand sanitizer, jaga jarak dan jagalah kesehatan!"

Kurang lebih begitulah isi peringatan-peringatan yang kini sering kita jumpai dimana-mana. Saat ini, kita sedang dihadapkan dengan pandemi virus Corona atau COVID-19. Seperti yang sudah kita ketahui, virus ini menyerang bagian pernapasan kita dan bisa menular antar manusia melalui kontak fisik ataupun melalui cipratan air liur. Dengan mengikuti aturan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah, kita bisa memutus rantai penyebaran COVID-19 ini.

Salah satu aturan protokol kesehatan adalah dengan selalu mencuci tangan dengan baik dan benar atau menggunakan hand sanitizer apabila tidak ada air mengalir dan sabun cuci tangan. Saat ini, ada berbagai macam hand sanitizer yang diperjual belikan maupun yang dibuat secara personal. Tetapi banyak dari masyarakat yang belum mengetahui standar pembuatan hand sanitizer dan masih banyak masyarakat yang mengesampingkan penggunaan hand sanitizer. Contohnya seperti masyarakat di Dusun Pilang, Desa Susukanrejo, Kacamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ini. Sebagian masyarakatnya masih mengesampingkan penggunaan hand sanitizer, padahal hand sanitizer bersifat sangat penting dan sangat efektif untuk dibawa kemana-mana.

Oleh karena itu, saya melaksanakan Kuliah Kerja Nyata – Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan – di desa tersebut. Dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini saya melaksanakan program sosialisasi dan pelatihan pembuatan hand sanitizer. Saya memilih desa ini adalah karena sebagian besar masyarakatnya belum banyak yang memiliki kesadaran untuk selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun setelah beraktifitas ataupun menggunakan hand sanitizer ketika tidak ada sabun dan air mengalir. Padahal pada masa pandemi seperti ini, kita dituntut untuk selalu menjaga kebersihan serta sering mencuci tangan agar terbebas dari kuman karena tangan adalah salah satu tempat berkembangnya kuman serta yang paling rentan terkena kuman. Banyak masyarakat di dusun ini yang masih menyepelekan masalah mencuci tangan ataupun menyediakan hand sanitizer. Bahkan hanya sedikit dari masyarakat yang menyadari pentingnya mencuci tangan dan membawa hand sanitizer ketika berpergian.

Terkait dengan permasalahan tersebut maka saya mengajak masyarakat di desa tersebut untuk membuat hand sanitizer berbentuk cair dengan kemasan botol spray yang saya sebut dengan hand sanitizer spray. Dengan kemasan botol spray ukuran 60 mili yang praktis dan bisa dibawa kemana saja, masyarakat di desa ini secara keseluruhan bisa lebih sadar dan mau untuk menjaga kebersihan diri terutama tangan salah satunya dengan mencuci tangan. Hand sanitizer spray yang saya buat ini dibuat hanya dengan menggunakan dua bahan saja, yaitu alkohol dengan konsentrasi 96% dan gel lidah buaya. Selain sesuai dengan standar WHO, dua bahan ini juga bisa dibeli dengan mudah di apotek. Hand sanitizer spray yang saya buat ini menggunakan takaran pencampuran sesuai dengan perhitungan kimia dan WHO sehingga kadar alkohol yang ada didalamnya bisa sesuai dengan standar yang berlaku yaitu diatas 60%, dibawah 70% dan efektif untuk membunuh kuman-kuman yang ada di tangan serta tidak menyebabkan iritasi.

Tujuan saya memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada pengurus PKK adalah karena PKK memiliki peran dan pengaruh yang cukup besar di masyarakat. Melalui pengurus PKK tersebut, secara tidak langsung saya mempromosikan dan mengajak masyarakat luas untuk lebih sadar menggunakan dan membawa hand sanitizer kemana saja. Atau bisa dibilang, pengurus PKK membantu saya dalam mempromosikan penggunaan hand sanitizer kepada masyarakat luas sehingga dusun ini secara menyeluruh lebih sadar akan pentingnya kebersihan tangan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

Selain program pelatihan pembuatan hand sanitizer, saya juga melaksanakan program sosialisasi pendidikan. Dimana sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan apresiasi masyarakat dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi. Sosialisasi ini saya laksanakan bersama dengan beberapa remaja dari Dusun Pilang, Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan Sosialisasi Pendidikan

Kegiatan Sosialisasi Pendidikan.

Kegiatan Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer bersama dengan Pengurus PKK.

Kegiatan Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer bersama dengan Pengurus PKK.

Hand Sanitizer