Mengenal Alasan Pentingnya Komunikasi Dalam Kehidupan Sehari- hari?

Halo perkenalkan saya Nurisma Elok Fadila mahasiswa S1 program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Surabaya. Saya sangat suka sekali menulis berita, artikel, maupun cerita. Semoga tulisan saya bermanfaat untuk para pembaca.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Nurismaelok tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Komunikasi merupakan hal paling mendasar dalam kehidupan manusia. Komunikasi adalah aktivitas dimana antar individu saling berinteraksi, dimulai dari pengiriman pesan, penyampaian pesan, penerimaan pesan, dan pengolahan pesan. Dalam kehidupan sehari-hari komunikasi merupakan hal yang sangat wajar baik komunikasi secara verbal maupun non-verbal. Bahkan dalam sejak kandunganpun seorang ibu selalu berkomunikasi dengan janinnya untuk memperoleh respon dari calon bayinya. Seiring waktu, kemampuan berkomunikasi terus berkembang menjadi keterampilan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Komunikasi juga merupakan hal yang sangat vital dalam keberlangsungan dan keberhasilan sebuah interaksi dikehidupan sehari hari. Dalam hal ini komunikasi yang efektif akan sangat menentukan keberhasilan sebuah interaksi.
Komunikasi tidak hanya terbatas pada bahasa verbal, tetapi ada beberapa ahli berpendapat bahwa ketika terdapat beberapa orang bersama dalam suatu tempat, pasti terjadi komunikasi. Walaupun kita tidak sedang berbicara, namun hal ini termasuk kedalam bentuk lain dari komunikasi yang bisa diekspresikan melalui bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan suara-suara non-linguistic (contohnya itu seperti menggerutu).
Mengapa komunikasi begitu penting? Berikut ini adalah beberapa alasan utama yang menunjukkan peran krusial komunikasi dalam kehidupan kita.
1. Sebagai Alat Untuk Menyampaikan Informasi
Dalam kehidupan sehari- hari baik dirumah, lingkungan, temapt kerja, sekolah maupun dimedia sosiapun komunikasi sangat berperan penting dalam prosesnya. Komunikasi dapat membantu individu dalam menyampaikan informasi yang diperolehnya untuk orang lain. Dengan komunikasi yang baik dan jelas maka akan mudah diterima dan dipahami oleh pihak lain. Tanpa adanya komunikasi yang baik akan menyebabkan kebingungan dan kesalahpahaman.
2. Komunikasi Dapat Membangun Hubungan
Komunikasi merupakan jembatan yang menghubungkan antar dua individu untuk saling berinteraksi. Misalnya dalam sebuah organisasi tanpa adanya komunikasi antar individu satu dengan individu lainnya maka tidak akan terjalin sebuah hubungan yang baik dalam organisasi tersebut. Tak hanya dalam organisasi bahkan dimulai dari keluarga, lingkungan Masyarakat, pertemanan, hubungan antar pasangan pasti terdapat adanya komunikasi didalamnya. Maka komunikasi dapat membangun hubungan yang baik antar individu.
3. Menghindari Konflik
Sebagian besar konflik muncul akibat komunikasi yang buruk. Pada dasarnya konflik komunikasi muncul akibat kesalahpahaman dari berbagai pihak, atau kurangnya kepercayaan dan seolah olah membuat informasi yang disebarkan tidak benar adanya akan menimbulkan konflik. Dengan komunikasi yang baik dapat membangun hubungan yang baik pula dan dapat menghindari konflik. Dari komunikasi yang baik, kita dapat mengungkapkan perasaan, kebutuhan, dan harapan secara terbuka sehingga potensi konflik dapat diminimalkan.
4. Mempermudah Penyelesaian Masalah
Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari masalah, dan sering membuthkan Solusi. Dalam penyelesaian masalah komunikasi dapat membantu penyelesaiannya karena komunikasi merupakan kunci untuk menemukan solusi bersama. Diskusi terbuka dapat menemukan jalan keluarnya.
5. Pentingnya dalam dunia kerja
Tak hanya sekedar bertukar informasi dengan orang terdekat, namun komunikasi juga tak kalah penting dalam dunia kerja. Melalui komunikasi yang baik dan efektif dapat menyelesaikan pekerjaan, kolaborasi antar rekan kerja dapat terjalin dengan baik. Pekerjaan akan mudah tercapai jika terjalin komunikasi yang baik antar pekerja.
6. Menjadi Alat Ekspresi diri
Setiap individu pasti mempunya keinginan untuk mengekspresikan dirinya, baik itu perasaannya, pikirannya melalui komunikasi verbal maupun non verbal. Komunikasi memungkinkan kita untuk mengekspresikan diri secara bebas tanpa adanya batas. Maka banyak sekali individu yang mengekspresikan dirinya melalui berbagai hal, mulai dari bergerak, berbicara, berinterkasi, itu semua merupakan komunikasi sebagai alat untuk ekspresi diri. Dengan mengungkapkan apa yang kita rasakan dan pikirkan, kita tidak hanya mendapatkan pemahaman dari orang lain tetapi juga merasa lebih lega secara emosional.
7. Meningkatkan Kualitas Hidup
Komunikasi yang baik dapat memberi efek positif terhadap kita, baik secara emosional maupun kesehatan mental. Hubungan yang kuat dari komunikasi akan memberikan dampak yang baik bagi setiap individu. Hubungan tersebut dapat dibangun melalui interaksi komunikasi yang baik, berupa penyampaian, menerima, mendengarkan dan mengkomunikasikan kembali. Sehingga komunikasi dapat dikatakan sebagai membantu meningkatkan kualitas hidup apabila lingkungan dan cara komunikasi yang baik terjalin.
Dari pernyataan diatas merupakan alasan mengapa komunikasi itu sangat penting dalam kehidupan sehari- hari. Tak hanya alasan komunikasi itu sangat penting dalam kehidupan sehari- hari, namun ada beberapa unsur penting yang dapat mempengaruhi komunikasi itu berjalan dengan baik dalam kehidupan sehari hari.
Baca Konten menarik lainnya https://bk.fip.unesa.ac.id/
Apa sajakah unsur- unsur pendukung dari komunikasi itu?
Berikut adalah bebrapa unsur- unsur penting yang harus ada dalam proses komunikasi, diantaranya adalah:
1. Komunikator
Dalam komunikasi komunikator merupakan pihak yang paling berperan dalam proses komunikasi. Tanpa adanya komunikator interaksi komunikasi tidak akan terlanksana. Tugas komunikator adalah menyampaikan pesan kepada penerima pesan, sehingga proses komunikasi bisa berjalan dengan lancer.
2. Pesan
Pesan merupakan pernyataan yang akan disampaikan oleh seorang komunikator kepada penerima pesan. Setia pada komunikasi pasti ada pesan, tanpa adanya pesan tidak dapat dapat dikatakan komunikasi. Pesan dapat berupan lisan maupun tulisan. Lisan berupa pembicaraan langsung yang disampaikan komunikator melalui mulut kemulut. Sedangkan tulisan bisa berupa pesan yang ditulis atau diketik, tak hanya itu terdapat pula pesan lambang yang terdapat arti dibalik lambangnya itu.
3. Media
Media sering disebut sebagai saluran komunikasi. Media dalam komunikasi juga berbagai macam bentuknya, Sebagai contoh paling sederhana, dalam interaksi tatap muka, dua orang berbicara dan mendengar (saluran suara), mereka juga memberikan isyarat tubuh dan menerima isyarat secara visual (saluran visual).
4. Komunikan
Komunikan merupakan seseorang yang menerima pesan, bisa dikatakan sebagai sasaran komunikasi. komunikan adalah kebalikan dari komunikator yang dimana komunikan bertindak sebagai penerima data ataupun informasi yang diberikan oleh komunikator. Seorang komunikan yang baik yaitu bisa menerima pesan dengan akurat dan bisa memilah pesan yang baik maupun pesan yang buruk.
5. Efek
Unsur yang terkhir yaitu efek. Setelah komunikator menyampaikan pesannya kepada komunikan pasti akan muncul beberapa respon dari komunikan, respon tersebut bisa disebut efek. Komunikan akan merespon pesan, bisa berupa ekspresi bahagia, sedih, maupun kecewa. Efek inilah yang membuat sebuah interaksi bisa disebut dengan komunikasi.
Kesimpulan
Komunikasi bukan hanya sekedar berbicara, namun komunikasi adalah jembatan dari setiap individu satu dengan individu lainnya untuk menyampaikan pesan, mengirim pesan, menerima pesan, mengolah pesan. Tak hanya itu komunikasi juga tentang mendengarkan, memahami, dan merespon. Dalam kehidupan sehari hari komunikasi merupakan hal yang wajar dan sangat diperlukan manusia terutama kita sebagai makhluk sosial yang harus hidup berdampingan. Tanpa adanya komunikasi sesuatu interaksi tidak akan terjalin dengan baik. Dari beberapa alasan diatas komunikasi memang sangat dibutuhkan bahkan sejak dari kandunganpun bayi sudah diajak komunikasi oleh orang sekitarnya. Begitu sangat penting bukan komunikasi itu? Komunikasi yang baik akan menciptakan lingkungan dan interaksi yang baik pula, begitu juga sebaliknya jika komunikasi buruk maka akan menimbulkan kesan negative didalamnya.
Oleh: Nurisma Elok Fadila Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Surabaya
