Konten dari Pengguna

Jadi Mahasiswa Aktif dan Produktif, Berikut Cara Alfi Mengatur Waktu

Nur Laela Ramadhani

Nur Laela Ramadhani

Mahasiswa Ilmu Komunikasi 21 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nur Laela Ramadhani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Imroah Nur Alfi Thoyib biasa dipanggil Alfi merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, lahir pada tahun 2004 di Kalimantan Timur yang memilih untuk melanjutkan pendidikannya di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Dia memilih kota Yogyakarta ini karena melihat kedua kakaknya yang merantau di kota yang sama. Dikarenakan kondisi keluarga yang tidak utuh membuat ibunya mendidiknya dengan keras sehingga dia menjadi pribadi yang mandiri.

Merantau bukan merupakan hal yang mudah karena membutuhkan keberanian untuk tinggal jauh dari keluarga. Seperti yang dilakukan oleh Alfi, dia memberanikan diri untuk merantau dan mencoba hal baru yang sebelumnya belum pernah sama sekali dilakukannya. Untuk meringankan beban ibunya serta membiayai kehidupannya selama di Yogyakarta, dia  mengikuti seleksi beasiswa Kalimantan Timur Tuntas Mahasiswa yang dinaungi oleh pemerintah Kalimantan Timurdan terpilih menjadi salah satu penerima beasiswa tersebut. Alasan memilih beasiswa tersebut karena untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang ada di perkuliahan termasuk biaya hidup dan biaya kuliahnya.

Beasiswa merupakan bantuan biaya yang diberikan kepada mahasiswa yang mempunyai prestasi untuk membiayai pendidikan, bertujuan untuk meringankan beban biaya pendidikan. Setelah mendapatkan beasiswa, Alfi mengadakan seminar umum yang di ketuai oleh dirinya sendiri tentang Digital Krisis Public Relations yang diadakan di Café 1912.

Kegiatan seminar tentang Digital Krisis Public Relations. (Sumber : dokumentasi pribadi narasumber)

“Tips menjadi mahasiswa produktif dan menjadi ambis yaitu saya mencoba untuk memanfaatkan potensi yang ada didalam diri saya sendiri, dan tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang saya punya karena di masa perkuliahan ini masa-masa kita menentukan jalan hidup untuk kedepannya, dan memaksimalkan apa yang bisa saya lakukan dan bagaimanapun caranya agar keluarga saya bangga melihat diri saya yang bisa berkembang dengan baik. Di sisi lain saya juga sering diremehkan oleh orang lain, lalu saya akan membuktikannya kalau saya ini mampu dan bisa mendapatkan hal-hal yang mereka pikir tidak bisa saya dapatkan.” Ujar Alfi.

Selain itu Alfi juga banyak mengikuti organisasi, karena ingin menambah relasi dan benar-benar ingin di tekunkan. Dia banyak berkembang setelah mengikuti organisasi tersebut, di mulai dari cara berfikir, menyampaikan, bersikap dan berfikir tentang sesuatu dan masih banyak lagi hal-hal positif yang di dapatkan dari organisasi.

Selain itu Alfi juga mempunyai rencana untuk melanjutkan kerja selama dua atau tiga tahun setelah kuliah, dan selanjutnya berkeinginan untuk melanjutkan S2 di Eropa (Inggris). Alfi sendiri menginginkan nikah muda setelah selesai bekerja, tapi di sisi lain dia juga tidak menginginkan egonya terjadi dan harus memenuhi apa rencana sebelumnya.