Edukasi Manajemen Bencana dan K3 di SD Muhammadiyah 9 Surabaya
Tulisan dari Nur Mukarromah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada Selasa, 12 Agustus 2025, Universitas Muhammadiyah Surabaya melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SD Muhammadiyah 9 Surabaya dengan tema edukasi Sistem Informasi Manajemen Bencana dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Nur Mukarromah, SKM., M.Kes. selaku ketua pelaksana, bersama tim dosen serta mahasiswa. Sebagai bentuk inovasi dalam penyampaian materi, kegiatan ini menghadirkan media Virtual Reality (VR) untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata dan interaktif bagi para siswa.
Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana serta penerapan prinsip-prinsip K3 dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bekal pengetahuan tersebut, siswa diharapkan mampu bersikap tanggap, peduli, serta siap menghadapi risiko yang mungkin terjadi di lingkungan rumah maupun sekolah.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui presentasi materi, diskusi interaktif, dan simulasi sederhana. Para siswa diperkenalkan cara menghadapi situasi darurat, seperti langkah evakuasi, menjaga keamanan diri, serta pelatihan pertolongan pertama yang dipraktikkan secara langsung dengan arahan dosen. Suasana kegiatan berlangsung aktif dan menyenangkan, sehingga siswa mudah memahami materi.
Menariknya, penggunaan media VR memberikan pengalaman visual imersif berupa video tentang tahapan menghadapi bencana, baik sebelum terjadi bencana, saat bencana berlangsung, maupun setelah bencana. Melalui metode ini, siswa merasa seolah berada pada situasi nyata sehingga dapat memahami langkah-langkah yang harus dilakukan secara lebih efektif.
Selain meningkatkan literasi kebencanaan, kegiatan ini juga mempererat kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah dalam memperkuat budaya sadar bencana dan K3. Bagi pihak sekolah, kegiatan ini menjadi masukan berharga untuk memperkuat pendidikan karakter serta membiasakan siswa menjaga keselamatan sejak usia dini.
Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya sebagai dokumentasi kegiatan pengabdian masyarakat yang telah terlaksana. Semoga kegiatan ini membawa manfaat berkelanjutan bagi siswa, sekolah, dan masyarakat luas.

