Kumparan Logo

9 Perusahaan Masuk Antrean IPO per 16 Oktober 2026, Didominasi Sektor Kesehatan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
IPO di BEI. Foto: Elsa Olivia Karina/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
IPO di BEI. Foto: Elsa Olivia Karina/kumparan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak sembilan perusahaan tengah mengantre untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) hingga 16 Oktober 2026.

Dikutip dari data BEI pada Sabtu (17/10), sebanyak 9 perusahaan tersebut terdiri dari 3 perusahaan dengan aset skala besar di atas Rp 250 miliar dan 4 perusahaan skala menengah dengan aset Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar. Sementara itu, 2 perusahaan lainnya masuk kategori skala kecil dengan aset di bawah Rp 50 miliar.

Berdasarkan sektor usaha, pipeline IPO didominasi oleh sektor kesehatan dengan 4 perusahaan. Selanjutnya terdapat 2 perusahaan berasal dari sektor energi, 1 perusahaan dari sektor industri, 1 perusahaan sektor finansial dan 1 lainnya sektor basic materials.

Sepanjang 2026, BEI mencatat terdapat 7 perusahaan yang sudah melakukan IPO dengan dana dihimpun mencapai Rp 2.16 triliun.

Untuk pipeline obligasi, BEI mencatat sampai dengan 16 Oktober 2026 terdapat 24 emisi dari 16 penerbit EBUS yang sedang berada dalam antrean. Adapun 16 perusahaan tersebut bergerak di berbagai sektor. Ada 4 perusahaan sektor energi, 4 perusahaan sektor infrastruktur, 3 perusahaan dari sektor basic materials, 3 perusahaan finansial, 1 perusahaan industri, dan 1 perusahaan properti dan real estat.

Secara keseluruhan terdapat 145 emisi dari 65 penerbit EBUS yang diterbitkan pada 2026 dengan dana yang dihimpun sebesar Rp 146,09 triliun.

Selain itu, BEI mencatat terdapat 16 perusahaan yang telah melakukan aksi korporasi atau menerbitkan right issue dengan total nilai Rp 37,35 triliun. Hingga 16 Oktober 2026 masih ada satu perusahaan yang tercatat dalam pipeline right issue BEI dari sektor properti dan real estate.