Kumparan Logo

Progres LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Capai 97%, Ditarget Rampung Bulan Ini

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
LRT Jakarta dari Stasiun LRT Jakarta Pegangsaan Dua-Rawamangun, Selasa (14/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
LRT Jakarta dari Stasiun LRT Jakarta Pegangsaan Dua-Rawamangun, Selasa (14/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus mempercepat penyelesaian proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai. Progres konstruksi proyek tersebut telah mencapai 97,99 persen dan ditargetkan bisa diresmikan pada Agustus ini.

Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko, mengatakan pekerjaan konstruksi LRT Jakarta Fase 1B kini telah memasuki tahap akhir. Tim di lapangan tengah menyelesaikan sejumlah pekerjaan, termasuk reinstatement atau pengembalian kondisi lokasi kerja seperti semula.

"PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor berupaya agar proyek milik PT Jakarta Propertindo (Perseroda) ini dapat diresmikan pada Agustus. Dengan begitu bisa segera beroperasi dan menjadi tulang punggung baru transportasi publik di ibu kota," kata Paulus dalam keterangan resmi, dikutip Senin (10/8).

Paul menambahkan, penyambungan rel pada area Double-Double Track (DDT) masih dalam proses. Pekerjaan pada pintu masuk atau entrance di setiap stasiun juga dalam tahap penyelesaian. Sementara itu, jalur arah barat atau west bound telah tersambung secara utuh.

Stasiun LRT Rawamangun, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Waskita bersama Jakpro juga terus melakukan rangkaian Test and Commissioning (T&C) sistem perkeretaapian. Pengujian tersebut meliputi uji jalur sepanjang 3,6 kilometer, persinyalan, kelistrikan, komunikasi, hingga integrasi operasional.

"Setiap meter jalur LRT Jakarta Fase 1B merupakan bagian dari tanggung jawab Waskita kepada masyarakat, maka kami kerjakan dengan penuh perhitungan, ketelitian, dan selalu berkoordinasi dengan Jakpro sebagai owner," ujar Paulus.

Paulus menjelaskan, dalam pengerjaan proyek tersebut, Waskita juga mencatat pencapaian 7,5 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan. Pencapaian tersebut sekaligus menjadi bagian penting dalam pembangunan LRT Jakarta Fase 1B yang dikerjakan di tengah kondisi lalu lintas Jakarta yang padat dan ruang kerja yang terbatas.

Foto udara proyek pembangunan stasiun Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai di Pramuka, Jakarta, Jumat (12/6/2026). Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

Proyek LRT Jakarta Fase 1B memiliki nilai kontrak sekitar Rp 4,1 triliun yang dirancang terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya. Jalur proyek ini akan mencakup lima stasiun, yakni Stasiun Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.

"Kami optimistis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan memudahkan mobilitas warga dan mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Pada akhirnya akan berdampak positif pada lingkungan karena mendukung target Net Zero Emission (NZE) pemerintah," ujarnya.