12 Ranpur Amfibi AAV Tiba di Jakarta, Perkuat Korps Marinir

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
12 ranpur AAV gelombang pertama tiba di Tanjung Priok, Selasa (22/9/2026). Foto: Instagram/ @marinir_tni_al
zoom-in-whitePerbesar
12 ranpur AAV gelombang pertama tiba di Tanjung Priok, Selasa (22/9/2026). Foto: Instagram/ @marinir_tni_al

Kekuatan tempur Korps Marinir TNI Angkatan Laut mendapat suntikan amunisi baru. Sebanyak 12 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi Assault Amphibious Vehicle (AAV) gelombang pertama mendarat di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (22/9).

Kedatangan 12 ranpur dari Amerika Serikat ini merupakan tahap awal dari total pengadaan 35 unit AAV yang diproyeksikan untuk memodernisasi alutsista pertahanan pesisir dan memperkuat kemampuan operasi amfibi TNI AL di wilayah kepulauan Indonesia.

Ranpur ini eks Marinir AS. Foto: Instagram/ @marinir_tni_al
Ranpur akan dibawa ke markas Marinir di Cilandak, Jaksel. Foto: Instagram/ @marinir_tni_al

Dispen Kormar TNI Angkatan Laut dalam pernyataan tertulis, Kamis (24/9) menjelaskan, proses pembongkaran belasan tank raksasa tersebut ditinjau langsung oleh Aslog Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Efhardian bersama jajaran pejabat utama Korps Marinir.

Usai diturunkan dari kapal, seluruh unit ranpur diikat kuat di atas truk oplegger untuk dikawal menuju markas Kesatrian Marinir Hartono di Cilandak, Jakarta Selatan.

Pejabat Marinir dan jajaran di Tanjung Priok, Selasa (22/9/2026). Foto: Instagram/ @marinir_tni_al
Ranpur untuk mendukung kemampuan amfibi Resimen Kavaleri Korps Marinir TNI AL. Foto: Instagram/ @marinir_tni_al

"Hadirnya AAV menjadi rekam jejak penting bagi modernisasi Korps Marinir, setelah sebelumnya mengoperasikan 15 unit LVT-7A1 hibah dari Korea Selatan pada akhir 2009 lalu," ungkap Marinir TNI AL.

Sebagai alutsista pendarat, AAV dirancang khusus untuk memobilisasi pasukan infanteri secara cepat dari kapal perang di tengah laut menuju bibir pantai hingga menerobos target di daratan.

12 ranpur AAV gelombang pertama tiba di Tanjung Priok, Selasa (22/9/2026). Foto: Instagram/ @marinir_tni_al
AAV dirancang membawa pasukan melintasi zona tempur perairan dan mampu menghadapi gelombang serta arus hingga Sea State 5. Foto: Instagram/ @marinir_tni_al

Spesifikasi Teknis Ranpur Amfibi AAV:

  • Kapasitas Angkut: 3 personel awak + 21 prajurit infanteri Marinir bersenjata lengkap.

  • Mesin: Cummins V903 berdaya 525 horsepower.

  • Dimensi & Bobot: Panjang 7,94 meter, lebar 3,27 meter, tinggi 3,26 meter, serta bobot 23 ton.

  • Kecepatan Maksimum: 15 km/jam di laut dan 75 km/jam di darat.

  • Ketahanan Laut: Mampu menembus gelombang dan arus laut ekstrem hingga kategori Sea State 5.

"Kehadiran AAV akan semakin memperkuat kemampuan operasi amfibi Korps Marinir, khususnya dalam meningkatkan mobilitas, daya angkut, perlindungan, dan kecepatan manuver prajurit dari laut menuju darat," ungkap Panglima Korps Marinir Letjen (Mar) Dr. Endi Supardi.

Aslog Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Efhardian.meninjau kedatangan di Tanjung Priok, Selasa (22/9/2026). Foto: Instagram/ @marinir_tni_al
Aslog Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Efhardian dan jajaran meninjau kedatangan ranpur di Tanjung Priok, Selasa (22/9/2026). Foto: Instagram/ @marinir_tni_al