Konten dari Pengguna

Bagaimana Rasanya Jadi Anak-anak

Nurul Hidayati

Nurul Hidayativerified-green

editor di kumparan ^menulislah, karena setiap orang punya cerita untuk dibagikan^ 😍 *komentar di story adl pendapat pribadi

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nurul Hidayati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana rasanya menjadi anak-anak?

Aku ingat benar, rasanya menjadi anak-anak adalah tidak berdaya. Menjadi anak-anak artinya adalah bergantung kepada orang dewasa. Makan, minum, bayar sekolah, beli baju, semuanya serba dependen.

Saat itu aku berpikir, aduh enak sekali jadi orang dewasa, mereka punya uang sendiri. Mereka bisa jajan es krim, kue tart, cokelat, dan bakso, sesuka hati mereka. Mereka berkuasa melakukan apa yang mereka mau.

Menjadi anak-anak berarti tunduk pada apa pun keputusan orang dewasa. Saat orang dewasa menyebut keluarga harus pindah rumah, maka anak-anak ngikut saja.

Karena ketergantungan yang luar biasa ini, maka anak-anak akan sangat beruntung bila mendapatkan orang dewasa yang baik hati dan menghargai kodrat mereka.

Dan semoga anak-anak Panti Asuhan Tunas Bangsa, Pekanbaru, mendapatkan orang-orang dewasa yang akan mengantar mereka pada usia dewasa yang sejahtera. Aamiin3x.