Bantu Padamkan Karhutla, Prajurit Jepang Survei Lokasi Menginap di Asrama Haji

Ratusan prajurit militer Jepang dijadwalkan tiba di Indonesia untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Guna menampung pasukan tersebut, Asrama Haji Pontianak disiapkan sebagai lokasi penginapan sementara.
"Asrama Haji Pontianak ini akan menjadi tempat transit sementara bagi sekitar 180 personel Jepang yang direncanakan membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat," kata Kepala Kemenhaj Kalbar Kamaludin dikutip dari Antara, Jumat (4/9).
Dia mengatakan kini tengah dilakukan survei yang mencakup kesiapan kamar, aula, fasilitas pendukung, hingga lingkungan asrama yang direncanakan menjadi tempat tinggal sementara selama pelaksanaan misi bantuan penanganan karhutla.
Personel militer Jepang yang menjadi tim pendahulu telah melakukan survei di Asrama Haji pada Rabu (2/9).
Namun, Kamaludin menegaskan rencana penggunaan fasilitas tersebut masih bersifat tentatif karena Kemenhaj Kalbar belum menerima surat resmi terkait pelaksanaan misi tersebut.
"Mereka baru melakukan survei kamar, aula, fasilitas pendukung, dan lingkungan asrama. Belum memberikan surat resmi kepada kami, jadi kami masih menganggap ini tentatif," kata dia.
Tinggal 21 Hari
Menurut dia, berdasarkan informasi sementara, personel Jepang direncanakan mulai memasuki Asrama Haji Pontianak pada 10 September 2026 dan tinggal selama sekitar 21 hari.
Kemenhaj Kalbar telah meminta pengelola Asrama Haji mendata jumlah kamar yang masih tersedia maupun fasilitas yang telah digunakan masyarakat untuk memastikan kesiapan tempat tersebut.
"Kalau memang jadi, mereka akan datang masuk Asrama Haji tanggal 10 September 2026," ujarnya.
Sebelumnya Tempat Menginap TNI/Polri
Sebelumnya, Asrama Haji Pontianak juga telah digunakan untuk mendukung penanganan karhutla dengan memfasilitasi 120 personel TNI Angkatan Laut selama delapan hari, 300 personel TNI Angkatan Darat dari Mabes TNI, serta 104 personel Brimob.
Untuk misi bantuan Jepang, sekitar 180 personel direncanakan terlibat dengan dukungan tiga helikopter CH-47 milik Japan Ground Self-Defense Force dan kapal angkut JS Kunisaki.
Kamaludin mengatakan pelayanan utama di Asrama Haji Pontianak tetap berjalan sebagaimana biasa meskipun fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
"Kesiapan Asrama Haji Pontianak tersebut memperkuat fungsi fasilitas itu tidak hanya untuk pelayanan haji dan umrah, tetapi juga sebagai sarana pendukung misi kemanusiaan dalam menghadapi kondisi darurat di Kalimantan Barat," kata dia.
Pasukan Jepang yang akan bertugas membantu memadamkan karhutla telah berlayar menuju Indonesia pada 30 Agustus 2026. Mereka terlatih memadamkan karhutla di negaranya dan misi ke Indonesia akan menjadi kali perdana mereka akan menjinakkan karhutla di luar negeri.
