Israel Serang Balik Iran dengan Rudal Balistik, AS Klaim Tak Terlibat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suar api menyala di langit setelah Iran menembakkan salvo rudal balistik ke Israel, seperti yang terlihat dari Tyre, Lebanon, Selasa (1/10/2024). Foto: Aziz Taher/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Suar api menyala di langit setelah Iran menembakkan salvo rudal balistik ke Israel, seperti yang terlihat dari Tyre, Lebanon, Selasa (1/10/2024). Foto: Aziz Taher/REUTERS

Israel membalas serangan Iran dengan rudal balistik pda Senin (8/6) pagi waktu setempat. Sebelumnya Iran merudal Israel sebagai respons atas langkah Israel membombardir Lebanon.

Media Iran, Press TV, mengutip pernyataan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan, militer Zionis Israel telah menyerang sasaran-sasaran di dalam wilayah Iran menggunakan rudal balistik yang diluncurkan dari udara.

Sejumlah ledakan terdengar di sejumlah kota Iran termasuk di Ibu Kota Teheran, Tabriz, dan Isfahan.

Sebelumnya, Iran menegaskan bahwa gencatan senjata dengan AS-Israel satu paket dengan penghentian serangan Israel terhadap Lebanon. Jika serangan pada Lebanon terus terjadi, Iran akan turun tangan.

Ilustrasi peta Iran dan Israel. Foto: Shutterstock

Sementara itu, Gedung Putih mengeklaim bahwa AS tidak terlibat dalam serangan Israel kepada target-target Iran.

Presiden Donald Trump dalam sebuah wawancara sebelum serangan balasan Israel terjadi mengatakan, dia akan menghubungi PM Netanyahu dan meminta Israel tidak membalas serangan Iran.

Kawasan Timteng kembali bergejolak setelah AS-Israel berkolaborasi menyerang Iran pada 28 Februari 2026 yang memicu balasan dari Iran. Perang ini berdampak pada ketegangan geopolitik dan ekonomi global hingga kini.