Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Polisi: Ada Luka di Kepala Dosen ITB, Penyebabnya Belum Diketahui
14 Mei 2017 14:59 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:17 WIB
ADVERTISEMENT

Polrestabes Bandung memastikan mayat yang ditemukan di Waduk Cirata, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, adalah dosen SBM ITB, Suryo Utomo (30). Keyakinan itu datang setelah pihak keluarga mengecek langsung mayat tersebut.
ADVERTISEMENT
"Keluarga menyatakan bahwa mayat tersebut adalah Suryo Utomo yang hilang di Bandung," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo seperti dilansir Antara, Minggu (14/5).
Hendro menuturkan, dari hasil identifikasi dokter, terdapat luka di bagian kepala korban, namun belum diketahui apa penyebabnya. Saat ini jenazah masih di rumah sakit umum Cianjur untuk dilakukan visum.
Sebelumnya, pihak RSUD Cianjur menyatakan bahwa tidak ditemukan luka akibat kekerasan di tubuh Suryo. Hanya saja ada lebam seperti benturan. (Baca: RS Cianjur Pastikan Jasad Mengambang di Waduk Cirata Dosen ITB)
"Tim Satreskrim Polrestabes Bandung saat ini melakukan koordinasi dengan Polres Cianjur untuk penanganan selanjutnya," kata Hendro.
Sementara itu, saat ini pihak keluarga masih belum bisa dikonfirmasi wartawan terkait penemuan jenazah Suryo.
ADVERTISEMENT
Suryo diketahui terakhir kali berada di Cianjur setelah mengantarkan ibunya ke Terminal Leuwipanjang, Bandung, pada Rabu 10 Mei pukul 06.00 WIB. Saksi mata yang pernah ngobrol dengannya menyebut wajah Suryo tampak bingung.
Suryo adalah lulusan Akuntansi dari Universitas Padjadjaran. Master akuntansi didapatnya dari kampus yang sama.
Pihak SBM ITB menyebut dalam keseharian Suryo normal-normal saja. Tidak menunjukkan gelagat aneh. (Baca: Keseharian Dosen ITB yang Hilang Normal-normal Saja)