Presiden Pezeshkian Publikasikan Dokumen MoU Iran-AS Berbahasa Persia & Inggris

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cuplikan layar menunjukkan Presiden Iran Masoud Pezeshkian memegang memorandum yang ditandatangani dengan Presiden AS Donald Trump, di Teheran, Iran, Kamis (18/6/2026). Foto: Pool via WANA/Reuters TV
zoom-in-whitePerbesar
Cuplikan layar menunjukkan Presiden Iran Masoud Pezeshkian memegang memorandum yang ditandatangani dengan Presiden AS Donald Trump, di Teheran, Iran, Kamis (18/6/2026). Foto: Pool via WANA/Reuters TV

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mempublikasikan dokumen nota kesepahaman (MoU) antara Iran dan Amerika Serikat dalam bahasa Inggris dan Persia/Farsi.

Dokumen telah ditandatangani oleh Pezeshkian, Presiden AS Donald Trump, serta Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif yang berperan sebagai mediator.

Dokumen yang diunggah melalui media sosial itu memuat 14 poin penting, mulai dari penghentian blokade maritim AS hingga mekanisme perundingan lanjutan antara Washington dan Teheran. Dokumen itu berjudul Nota Kesepahaman Islamabad antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat.

“Ini adalah dokumen bersejarah sekaligus pesan dari Iran yang kuat: perdamaian hanya dapat terwujud melalui sikap saling menghormati,” tulis Pezeshkian saat mengunggah dokumen MoU berbahasa Inggris, Kamis (18/6).

“Republik Islam Iran selalu berkomitmen menjaga perdamaian dunia tanpa mengorbankan martabat dan kedaulatannya, serta terus mendorong kemajuan dan kerja sama di kawasan,” lanjutnya.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengunggah MoU AS-Iran dalam bahasa Inggris, Kamis (18/6/2026). Foto: X/ @drpezeshkian
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengunggah MoU AS-Iran dalam bahasa Inggris, Kamis (18/6/2026). Foto: X/ @drpezeshkian
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengunggah MoU AS-Iran dalam bahasa Inggris, Kamis (18/6/2026). Foto: X/ @drpezeshkian

Sedangkan dalam unggahan dokumen berbahasa Persia dengan aksara Perso-Arab, Pezeshkian menulis,”Teks ini mencerminkan suara sebuah bangsa yang tidak menukar martabat dan kemerdekaannya dengan ancaman maupun tekanan apa pun.”

“Apa yang tercatat hari ini merupakan hasil dari ketahanan nasional, rasionalitas politik, dan diplomasi yang bertanggung jawab,” lanjutnya.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengunggah MoU AS-Iran dalam bahasa Persia, Kamis (18/6/2026). Foto: X/ @drpezeshkian
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengunggah MoU AS-Iran dalam bahasa Persia, Kamis (18/6/2026). Foto: X/ @drpezeshkian

Dalam video yang diunggah Gedung Putih, Trump menandatangani dokumen MoU saat menghadiri jamuan makan malam di Istana Versailles, Prancis, pada 17 Juni 2026. Sejumlah pihak menyebut dokumen yang diteken itu berbahasa Persia.

instagram embed

Tak lama kemudian, media Iran mengunggah foto Presiden Pezeshkian yang sedang memegang dokumen MoU berbahasa Inggris yang sudah dia tanda tangani dengan tinta biru. Sedangkan tanda tangan Trump dengan tinta hitam.

PM Pakistan sebagai mediator kemudian juga mengunggah video yang memperlihatkan dia menandatangani dokumen MoU itu.