Serunya KKN UPI 30 Edukasi PHBS di SDN Cilengkrang!
Tulisan dari Nurwulan Fitriani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SUMEDANG, 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kelompok 30 Desa Cilengkrang sukses menggelar program penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN Cilengkrang, Kecamatan Wado. Kegiatan interaktif ini menyasar siswa-siswi kelas 2 dan 3 sebagai langkah nyata untuk membentuk generasi muda yang peduli kesehatan sejak dini.
Program edukasi ini dirancang khusus untuk menanamkan pemahaman dasar mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Tak sekadar memaparkan teori di depan kelas, mahasiswa KKN UPI Kelompok 30 juga mengajak para siswa langsung turun tangan melakukan praktik demi memastikan materi terserap dengan baik.
Di bawah bimbingan para mahasiswa, anak-anak dengan ceria mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar menggunakan sabun dan air mengalir. Tidak hanya itu, mereka juga diajarkan teknik menggosok gigi yang efektif untuk mencegah gigi berlubang. Lewat pendekatan yang seru dan penuh permainan, para siswa tampak sangat antusias mengikuti setiap tahapan kebersihan tersebut.
Inisiatif kreatif ini mendapat apresiasi penuh dari pihak sekolah. Program PHBS ini dinilai sangat membantu dalam menumbuhkan kebiasaan positif pada anak-anak sejak usia dini, sekaligus memotivasi mereka untuk menjaga kebersihan diri demi mendukung proses belajar yang optimal.
Sebagai bentuk ucapan terima kasih atas sinergi dan dukungan penuh pihak sekolah, rangkaian acara ditutup dengan penyerahan sertifikat secara simbolis oleh perwakilan mahasiswa KKN UPI Kelompok 30 kepada Kepala Sekolah SDN Cilengkrang. Momen hangat ini kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa, guru, dan seluruh siswa.
Melalui aksi nyata ini, para mahasiswa dari UPI Kampus Sumedang tersebut berharap kebiasaan sehat yang telah diajarkan tidak menjadi euforia sesaat, melainkan bertransformasi menjadi gaya hidup berkelanjutan. Langkah kecil ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga sehat secara fisik dan mental.
Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia, Kampus Sumedang.

