kumparan
9 Feb 2018 10:03 WIB

Infografis: Kenali 7 Tanda Bentuk Penipuan Lowongan Kerja Fiktif

Sedikitnya lowongan kerja yang tersedia, ditambah dengan banyaknya saingan dalam mencari kerja, yang kemudian diperparah oleh banyaknya tuntutan hidup, dan gunjingan orang-orang terkadang membuat orang menurunkan kewaspadaan dalam mencari suatu pekerjaan.
ADVERTISEMENT
Begitu pula dengan mereka yang baru tamat sekolah dan ingin mencari kerja. Dengan semangat yang masih menggebu, tanpa perduli semua informasi kerja yang di dapat, tanpa filter informasi, mereka mendaratkan semua lamaran ke berbagai perusahaan.
Mungkin ini bisa dibilang wajar.
Karena yang mereka inginkan hanya 1, yaitu bisa mendapat pekerjaan!
Bisa mendapatkan gaji dan keluar dari “status pengangguran” yang selama ini ditanggung.
Itupun syukur jika pekerjaan sesuai dengan ekspetasi yang diharapkan.
Padahal sebenarnya banyak sekali diluar sana yang memanfaatkan keadaan seperti ini untuk mencari keuntungan dari mereka para pencari kerja.
Dengan memampangkan sebuah iklan pekerjaan, dan di iming-imingi pekerjaan yang mudah dengan gaji besar. Namun dengan syarat-syarat dibelakangnya yang telah direncanakan oleh pelaku kejahatan.
ADVERTISEMENT
Banyak orang yang tertipu oleh modus kejahatan seperti ini.
Bahwa lamaran kerja yang mereka lihat adalah fiktif dan nama perusahaan tidak pernah terdaftar.
Untuk itu alangkah baiknya agar saat sedang mencari kerja entah di media manapun, agar anda selalu waspada.
Untuk itu anda perlu memahami bentuk lowongan kerja fiktif di bawah ini agar terhindar dari modus penipuan pencari kerja.
Berikut ini adalah 7 Tanda Lowongan Pekerjaan Fiktif yang di sajikan dalam bentuk infografis:
Sumber Gambar: Nusajob.com
Jika anda menemukan salah satu atau 7 tanda di atas saat mencari lowongan kerja bisa di pastikan bahwa lowongan kerja tersebut palsu. Dan untuk menghindari penipuan seperti ini, alangkah baiknya anda mencari lowongan kerja disitus-situs resmi.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan