Konten dari Pengguna

Eksistensi Bahasa Jerman di Indonesia

Nuzullia Nurul Hidayat

Nuzullia Nurul Hidayat

Mahasiswi Universitas Pamulang

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nuzullia Nurul Hidayat tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

sumber gambar: https://pixabay.com/id/photos/pegunungan-jerman-alam-lanskap-6531903/
zoom-in-whitePerbesar
sumber gambar: https://pixabay.com/id/photos/pegunungan-jerman-alam-lanskap-6531903/

Eksistensi Bahasa Jerman di Indonesia

Bahasa Jerman merupakan bahasa resmi yang digunakan di negara Jerman, bahasa Jerman mulai digunakan di Eropa pada abad ke 19. Bahasa Jerman juga digunakan sebagai bahasa pengantar Denmark, Afrika, Frisian, dan Inggris.

Bahasa Jerman termasuk bahasa asing yang masuk ke Indonesia. Mempelajari bahasa asing mempunyai banyak manfaat positif, tidak hanya sebagai penambah ilmu, tetapi juga dapat memperluas pandangan terhadap dunia.

Bahasa Jerman tidak sulit untuk dipelajari oleh masyarakat Indonesia, karena bahasa Jerman menggunakan huruf abjad yang sama dengan Indonesia, sehingga mudah untuk dipelajari. Hampir semua huruf abjad di Indonesia dilafalkan sama di Jerman.

Bahasa Jerman juga mempunyai banyak manfaat lo, manfaat menguasai bahasa Jerman yaitu:

1. Mempunyai karir di negara Jerman

Mampu melakukan komunikasi dengan bahasa Jerman, mempunyai manfaat positif yaitu dapat Mempunyai karir di negara Jerman atau perusahaan-perusahaan milik negara Jerman di Indonesia.

2. Dapat dengan mudah mencari kerja dan belajar di Jerman

Jerman merupakan negara sebagai penyedia beasiswa sekolah. Dengan dapat melakukan komunikasi bahasa Jerman dapat memudahkan mencari kerja serta belajar di Jerman.

3. Mudah melakukan wisata di Jerman

Jerman mempunyai alam yang indah dan banyak memiliki wisata yang indah, dengan dapat melakukan komunikasi dengan bahasa Jerman, dapat mempermudah juga dalam wisata ke Jerman.

Mampu berkomunikasi dengan bahasa Jerman mempunyai banyak manfaat, sehingga keberadaan bahasa Jerman di Indonesia tetap ada, tetapi bahasa Jerman kurang diminati, karena belum ada budaya Jerman yang masuk ke Indonesia.

Jika budaya Jerman memiliki daya tarik seperti budaya Korea yang masuk ke Indonesia, mungkin keberadaan bahasa Jerman di Indonesia banyak diminati. Budaya asing yang masuk ke Indonesia sudah banyak, tapi Indonesia harus bisa saring pengaruh baik dan buruk budaya asing tersebut.

Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan harus selalu dilakukan dan tidak boleh dilupakan. Bahasa Indonesia harus lebih banyak digunakan terutama di kalangan pemuda yang lebih suka menggunakan bahasa asing dalam melakukan komunikasi.

Mempelajari bahasa asing boleh saja, akan tetapi tidak boleh melupakan bahasa Indonesia yang merupakan bahasa kita sendiri.