Canda JK di Forum KAHMI: Jika Kita Bikin Koalisi, Menang di Parlemen

26 Februari 2018 17:40 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:11 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
JK Penutupan Munas ke-10 KAHMI (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
JK Penutupan Munas ke-10 KAHMI (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Wapres Jusuf Kalla menghadiri Silaturahim Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) bersama dengan sejumlah tokoh seperti Akbar Tandjung, Siti Zuhro, hingga Ahmad Dolly Kurnia.
ADVERTISEMENT
Dalam acara tersebut, JK sempat berkelakar melihat banyak anggota KAHMI yang datang sebagai politisi.
"Untuk kemajuan bangsa negara. Mencapai tujuan itu segala langkah harus kita tempuh. Kebetulah presidium ini lengkap, ada Golkarnya ada PAN-nya, ada Gerindranya, ada Demokratnya. Saya kira kalau kita bikin koalisi di parlemen, kita menang," kelakar JK disambut tawa hadirin di kantor Wakil Presiden, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Senin (26/2).
Ia menyebutkan, anggota-anggota KAHMI berpeluang besar untuk menduduki parlemen. Sebab, menurut JK, insan akademisi bisa mencapai tujuannya lewat parlemen, pengusaha, birokrat, serta akademisi.
"Karena itu KAHMI ini tetap orang intelektual dengan pikiran, langkah akademis," tambahnya.
Dalam sambutannya tersebut, JK juga mengingatkan kepada anggota KAHMI untuk selalu membicarakan masa depan bangsa. Sebab, menurutnya, Indonesia masih tertinggal di banyak bidang dari negara-negara lain.
ADVERTISEMENT
"Apa masalah bangsa ini? Kita kalah dengan negara lain. Kita kekurangan inovasi entrepreneur, penemuan intelektual baru. Karena itu maka yang kita bicarakan selalu masa depan, tentu masa lalu perlu diketahui tapi bukan tujuan. Sama dengan universitas itu melihat ke depan, bukan lihat ke belakang," ujar JK.