Kumparan Logo

Kariage-kun hingga Otoboke, 3 Komik Legendaris Masashi Ueda Resmi Tamat

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komik Kariagekun karya Masashi Ueda yang tamat Juli. Foto: Ochi Amanaturrosyidah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Komik Kariagekun karya Masashi Ueda yang tamat Juli. Foto: Ochi Amanaturrosyidah/kumparan

Mangaka senior spesial komik empat panel, Masashi Ueda, resmi mengakhiri tiga serial komiknya: "Otoboke: Section Chief", "Kariage-kun", dan "Shin Furiten-kun". Bab terakhir Otoboke dan Kariage telah selesai 7 Juli 2026 lalu, namun baru akan tayang nanti.

Majalah Manga Time terbitan Houbunsha akan menayangkan bab terakhir dari Otoboke di edisi Agustus, sedangkan Kariage akan tayang di majalah keluaran Futabasha, Manga Action edisi ke-14. Sementara Shin Furiten-kun akan berakhir di majalah Manga Life Original yang terbit 10 Juli ini.

Bersama serial karya Ueda lainnya, "Kobo-chan", "Kariage-kun" menjadi salah satu komik empat panel klasik yang populer dari masa ke masa di Indonesia. Komik yang menceritakan tentang kehidupan Kariage, karyawan perusahaan swasta yang usil, sebenarnya pertama kali diluncurkan lewat majalah Weekly Manga Action tahun 1980. Serial ini baru masuk Indonesia di awal 1990-an bersama dengan karya Ueda lainnya, "Kobo-chan".

Selama 46 tahun, setidaknya sudah ada 69 volume komik "Kariage-kun" yang diserialkan oleh Futabasha. Pada 1989 komik ini mendapatkan adaptasi anime, dan pada 2023 serial live actionnya pertama kali tayang di Jepang.

Menyusul kesuksesan saudara-saudaranya, cerita kehidupan seorang kepala seksi perusahaan swasta, Otoboke, sebenarnya mulai dimuat dari 1983 hingga Mei 2017 lewat seri "Otoboke Kachou" di Manga Time. Setelah itu Ueda membuat sequelnya, "Otoboke Buchou Dairi" yang kompilasinya dibukukan oleh Houbunsha di 2018. Sementara di Indonesia, kumpulan kisah Otoboke dibukukan dan terbit sejak awal 2000-an.

"Ayah Ottoboke yang telah bekerja selama 45 tahun sejak pendirian Manga Time, selamat beristirahat!!"

Tulis majalah Manga Time melalui akun X resminya.

X post embed

Sementara itu, komik "Shin Furiten-kun" memang tak pernah tayang secara resmi di Indonesia. Komik ini dibuat lebih dulu dari dua serial sebelumnya, pada 1979. Komik yang juga bercerita tentang kehidupan pekerja kantoran di Jepang itu dibukukan sejak 2021 oleh Takeshobo.

Menurut wawancara bersama Yomiuri Shimbun Online, Ueda mengatakan ia memang berpikir untuk menyelesaikan tiga komik tersebut sekaligus. Hal ini cukup jarang terjadi di dunia manga Jepang. Namun, Ueda menambahkan, ia ingin melanjutkan komik "Kobo-chan" selama mungkin.

Sedikit berbeda dengan tiga komik lainnya, "Kobo-chan" tidak berlatar pekerja kantoran, melainkan seorang anak umur lima tahun. Keseharian Kobo yang polos ini sudah dimuat di surat kabar Yomiuri Shimbun sejak April 1982. Di tahun 1992, anime yang terinspirasi dari cerita Kobo-chan diproduksi dan tayang. Anime ini juga tayang di Indonesia pada awal 2000-an.

Komik "Kobo-chan" sebenarnya sempat hiatus pada Juni 2022 karena kondisi kesehatan Ueda yang memburuk. Namun setahun kemudian, serialnya kembali berlanjut. Bersamaan dengan kembalinya komik "Kobo-chan", Yomiuri Shimbun mengumumkan bahwa Ueda didiagnosis menderita kanker prostat sehingga harus fokus perawatan selama hiatus.