Program Kota Tersenyum Jakarta Pusat: Bersih Kotanya, Bahagia Warganya

Lembaga pengelola ZISWAF dan inisiator Gerakan Sedekah Minyak Jelantah melalui program TERSENYUM - rumahsosialkutub.org
Konten dari Pengguna
10 Agustus 2021 16:59
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Rumah Sosial Kutub tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Salah Satu dari Acara Persemian 'Kota Tersenyum' Jakarta Pusat: Penyerahan Bantuan Pangan untuk Pejuang Lingkungan. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub
zoom-in-whitePerbesar
Salah Satu dari Acara Persemian 'Kota Tersenyum' Jakarta Pusat: Penyerahan Bantuan Pangan untuk Pejuang Lingkungan. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub
ADVERTISEMENT
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat beserta TP PKKnya juga menggandeng Rumah Sosial Kutub dalam melakukan penanganan limbah minyak jelantah. Konsep penanganan limbah ini diasimilasikan dengan program sedekah. Sehingga, masyarakat selalu digerakkan untuk melakukan sedekah minyak jelantah pada tempat yang telah disediakan.
ADVERTISEMENT
Sebagai upaya untuk menguatkan gerakan ini, maka dilakukan launching program ‘Kota Tersenyum' Jakarta Pusat. Harapannya gerakan kepedulian dan kebaikan ini bisa diselenggarakan lebih masif dan berdampak universal. Di Jakarta Pusat sendiri, program ini akan dilaksanakan bersama dengan 54 Kelurahan yang ada Jakarta Pusat. Lebih dari 4.500 tong sedekah akan didistribusikan untuk menjadi media penanganan limbah sembari bersedekah.
Dalam sambutannya, Direktur Eksekutif Rumah Sosial Kutub, Suhito mejelaskan bahwa konsep sederhana dari gerakan ini adalah kita bersama ingin menyelamatkan Jakarta. Lebih lanjut dijelaskannya dengan setetes minyak jelantah itu sebenarnya selain akan memberikan dampak pada lingkungan yang bersih dan sehat, juga akan memberikan nilai kemanfaatan lain bagi warganya.
Direktur Eksekutif Rumah Sosial Kutub, Suhito. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Eksekutif Rumah Sosial Kutub, Suhito. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub
“Aksi yang sangat sederhana dimulai dari rumah ke rumah namun memiliki dampak yang sangat besar karena dilakukan secara bersama-sama. Gerakan ini akan menjadi sedekah kolosal yang manfaatnya dapat dirasakan oleh semua pihak. Bukan hanya ibu-ibu, bapak-bapak sampai pemerintah juga merasakan. Tentu ini akan menjadi jariyah semua stakeholder karena telah memfasitasi kebaikan ini untuk sukses,” sampainya di acara launching Program Kota Tersenyum Jakarta Pusat hari ini, Selasa (10/8).
ADVERTISEMENT
Menambahkan yang disampaikan Direktur Eksekutif Rumah Sosial Kutub, Ketua TP PKK Jakarta Pusat, Ucu Jamilah juga menuturkan memang benar bahwa jika minyak jelantah dibuang sembarangan akan mencemari lingkungan. Selain itu bisa menimbulkan berbagai penyakit ketika digunakan terus menerus.
“Dengan program Kota Tersenyum ini, kita ingin agar seluruh masyarakat teredukasi untuk lebih sehat, lebih bersih, dan lebih berkah dalam menjalani kehidupannya. Upaya penanganan limbah minyak jelantah dari rumah tangga ini juga dipastikan akan memberikan nilai manfaat baik untuk program sosial, lingkungan, dan juga kesehatan,” tuturnya.
Ketua TP PKK Kota Jakarta Pusat, Ucu Jamilah. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub
zoom-in-whitePerbesar
Ketua TP PKK Kota Jakarta Pusat, Ucu Jamilah. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub
Program Kota Tersenyum Jakarta Pusat ini sendiri langsung diresmikan oleh Wakil Walikota Jakarta Pusat, Irwandi. Sebelum meresmikan, partner kerja walikota ini memberikan motivasi kepada seluruh peserta baik yang hadir langsung maupun yang hadir melalui temu virtual. Disampaikannya bahwa yakinlah program seperti ini akan menjadi sebuah kegiatan yang bernilai ibadah.
ADVERTISEMENT
“Mesikpun kelihatannya hanya minyak jelantah, tapi InsyaAllah akan membawa berkah. Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Jakarta Pusat kami sampaikan terimakasih kepada Rumah Sosial Kutub yang telah melakukan kerjasama dengan TP PKK di Jakarta Pusat. Saya yakin, dengan kegiatan ini, sekarang kegiatan – kegiatan PKK semakin mandiri,” ujarnya dalam sambutan sebelum melakukan peresmian Program Kota Tersenyum Jakarta Pusat yang bertemakan ‘Bersih Kotanya, Bahagia Warganya’ ini.
Wakil Walikota Jakarta Pusat, Irwandi. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Walikota Jakarta Pusat, Irwandi. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub
Acara yang dilaksanakan di Kantor Walikota Jakarta Pusat ini juga diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran pemerintahan dan TP PKK baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan. Setelah peresmian selesai, acara dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama antara Rumah Sosial Kutub, Walikota Jakarta Pusat, dan TP PKK Jakarta Pusat. Kemudian secara simultaan dilakukan penandatanganan papan komitmen dan penyerahan bantuan pangan untuk para pejuang lingkungan.
ADVERTISEMENT
Diakhir acara, Wakil Walikota Jakarta Pusat dan Direktur Eksekutif Rumah Sosial Kutub melakukan simulasi penuangan sedekah minyak jelantah di ‘ATM Sedekah Minyak Jelantah’. Simulasi penuangan minyak jelantah ini juga dilakukan secara bersamaan oleh perwakilan di setiap kecamatan dan kelurahan masing-masing.
Foto Bersama TP PKK Jakarta Pusat dan Tim Rumah Sosial Kutub. Foto; Dok. Rumah Sosial Kutub
zoom-in-whitePerbesar
Foto Bersama TP PKK Jakarta Pusat dan Tim Rumah Sosial Kutub. Foto; Dok. Rumah Sosial Kutub
Kata ‘Tersenyum’ dalam program ini sendiri adalah singkatan dari Terima Sedekah Minyak Jelantah Untuk Mereka. Program Kampung atau Kota Tersenyum sendiri telah menginspirasi bahkan telah hadir di 9 kota dan 4 Provinsi di Indonesia. Bahkan diantaranya telah sukses membawa DKI Jakarta menuju Top 99 Program Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.
Semoga program Tersenyum dapat semakin luas manfaatnya dan menjadi solusi untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, lingkungan yang bersih, dan kehidupan yang berkah dengan bersedekah.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020