Konten dari Pengguna

Rumah Sosial Kutub Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Rumah Sosial Kutub

Rumah Sosial Kutub

Lembaga pengelola ZISWAF dan inisiator Gerakan Sedekah Minyak Jelantah melalui program TERSENYUM - rumahsosialkutub.org

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rumah Sosial Kutub tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumah Sosial Kutub bersama BEM Untar salurkan bantuan untuk korban erupsi Semeru. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub.
zoom-in-whitePerbesar
Rumah Sosial Kutub bersama BEM Untar salurkan bantuan untuk korban erupsi Semeru. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub.

Rumah Sosial Kutub kembali salurkan bantuan untuk korban erupsi Gunung Semeru. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, hingga kemarin (Rabu, 15/12) sudah tercatat 56 korban meninggal dan 36 orang masih dalam tahap pencarian. Namun hari ini Gunung Semeru kembali erupsi sehingga pencarian korban dihentikan sementara.

Selain itu, berbagai bantuan masih sangat dibutuhkan bagi para korban yang saat ini sedang mengungsi. Tercatat, dampak dari erupsi Semeru telah menyebabkan ribuan warga terpaksa menjadi pengungsi.

"Bantuan korban yang kami salurkan ini adalah bantuan korban tahap dua, dimana pada tahap satu lalu telah kami lakukan di beberapa titik lokasi pengungsian," jelas Suhito, Direktur Eksekutif Rumah Sosial Kutub.

Untuk tahap dua ini penyaluran bantuan dilakukan berkolaborasi dengan BEM Universitas Tarumanegara.

"Bersama teman-teman BEM ini kami menyalurkan ke titik lokasi pengungsian yang berada di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo," tambah Suhito.

Rumah Sosial Kutub membuka donasi untuk membantu korban erupsi Semeru. Foto: Dok. Rumah Sosial Kutub.

Rumah Sosial Kutub terus membuka kesempatan dengan berbagai lembaga/organisasi untuk bersama meringankan masyarakat yang menjadi korban erupsi Semeru yang terjadi awal bulan ini. Bagi seluruh elemen masyarakat yang ingin ikut terlibat membantu korban erupsi Gunung Semeru, bisa dilakukan melalui link donasi berikut: Donasi untuk Lumajang.

Semoga kita semua selalu kuat untuk bersama dan selalu bergandengan tangan dalam menghadapi berbagai bencana yang melanda bangsa ini.