Konten dari Pengguna

Gandeng USC, OK OCE Susun Studi Kelayakan Koperasi Susu Bandung

OK OCE

OK OCE

Gerakan Sosial Penciptaan Lapangan Kerja Berbasis Kewirausahaan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari OK OCE tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Source: Penulis
zoom-in-whitePerbesar
Source: Penulis

JakartaOK OCE Indonesia kembali memperkuat komitmennya dalam pengembangan ekonomi berbasis kerakyatan melalui kolaborasi internasional. Pada Kamis (5/2/2026), OK OCE menggelar pertemuan strategis dengan perwakilan University of Southern California (USC) untuk merancang studi kelayakan (feasibility study) dan agenda visit study yang berfokus pada pengembangan Koperasi Susu di wilayah Bandung Selatan.

​Diskusi ini membedah secara mendalam berbagai aspek krusial dalam ekosistem koperasi, mulai dari kepemimpinan, struktur permodalan, ketersediaan pakan berkualitas, hingga tata kelola dan legalitas lembaga. Pertemuan tersebut juga menyoroti tantangan nyata industri persusuan nasional, seperti optimalisasi produktivitas sapi perah dan adaptasi terhadap kondisi iklim di Indonesia yang sangat memengaruhi kualitas produksi susu.

​Sebagai bagian dari kolaborasi akademik ini, mahasiswa dari USC akan dilibatkan langsung dalam proyek kajian tersebut. Mereka akan bekerja sama dengan tim OK OCE untuk merumuskan solusi inovatif yang berbasis pada kebutuhan riil para peternak di lapangan. Melalui pendekatan ilmiah yang dipadukan dengan pengalaman praktis, diharapkan muncul rekomendasi strategis yang aplikatif untuk memperkuat daya saing koperasi susu lokal.

​Untuk memastikan data yang dikumpulkan akurat, kedua belah pihak telah merencanakan kunjungan lapangan (field trip) ke peternakan dan koperasi susu di Bandung Selatan. Kunjungan ini bertujuan untuk memetakan tantangan secara langsung sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi para mahasiswa dan penggerak OK OCE. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan model pengembangan koperasi yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di daerah lain guna mendukung kedaulatan pangan nasional.