Konten dari Pengguna

OK OCE Kemanusiaan Gelar I’tikaf Malam Ke-27 Ramadhan Bersama Sandiaga Uno

OK OCE
Gerakan Sosial Penciptaan Lapangan Kerja Berbasis Kewirausahaan
27 Maret 2025 15:08 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari OK OCE tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Jakarta– OK OCE Kemanusiaan bersama Masjid At-Taqwa Sriwijaya sukses menggelar acara Menjalin Ukhuwah, Meraih Lailatul Qadar pada malam 27 Ramadan. Acara ini dihadiri oleh Sandiaga Uno, Founder OK OCE, yang memberikan dukungan terhadap kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan ketaqwaan di bulan suci.
OK OCE Kemanusiaan Gelar I’tikaf Malam Ke-27 Ramadhan Bersama Sandiaga Uno
zoom-in-whitePerbesar
Acara diawali dengan Pembacaan Kitab Suci Al-Qur'an oleh Santri Binaan OK OCE Kemanusiaan, Ananda Zaid Arrayyan Abdullah. Selanjutnya, dilaksanakan Kajian I’tikaf "Amalan Hati Part 2" yang disampaikan oleh Ust. Djazuli Ruhan Basyir, Lc., MA.
ADVERTISEMENT
Dalam kajian ini, beliau menekankan bahwa “hati adalah penentu baik buruknya seseorang, dan hanya Allah yang Maha Membolak-balikkan hati. Jika seseorang menjaga hatinya, maka ia telah menjaga dunia dan akhiratnya, “ ungkapnya Rabu, 27 Maret 2025.
Selain itu ia juga menyampaikan bahwa Istiqomah terbagi menjadi dua, yakni istiqomah hati yang berarti hati yang selalu mencintai Allah, serta istiqomah amal yang terwujud dalam syukur, sabar, dan taubat.
Adapun tiga amalan hati yang menentukan istiqomah adalah cinta kepada Allah, takut kepada Allah, dan hanya berharap kepada Allah.
Setelah kajian, acara dilanjutkan dengan Shalat Qiyamul Lail dan Muhasabah Diri, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan merenungkan perjalanan ibadah mereka. Usai shalat, jamaah menikmati santap sahur bersama, yang semakin mempererat kebersamaan di antara peserta. Kemudian, acara berlanjut dengan Shalat Subuh berjamaah, yang diikuti oleh Kajian Ba'da Subuh yang disampaikan oleh Ust. Hasyim Adnan, Lc.
ADVERTISEMENT
Dalam kajian ini, beliau menekankan “pentingnya memperbanyak doa agar amal ibadah selama Ramadan diterima oleh Allah. Salah satu tanda diterimanya ibadah Ramadan adalah munculnya kebaikan setelahnya, seperti Puasa Syawal selama enam hari sebagai penyempurna Ramadan, serta Puasa Ayyamul Bidh selama tiga hari yang pahalanya setara dengan puasa sebulan penuh.”
Acara ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan dihadiri oleh banyak jamaah yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat ibadah Ramadan dapat terus terjaga, serta ukhuwah Islamiyah semakin erat dalam meraih keberkahan Lailatul Qadar.