Yopi Perdana, Inovasi Cukur Rambut Zaman Now

Gerakan Sosial Penciptaan Lapangan Kerja Berbasis Kewirausahaan
Tulisan dari OK OCE tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pada awal tahun 2018 muncul ide dari Yopi Perdana Kusuma yang memberanikan diri untuk membangun D’kapster, sebuah usaha barbershop yang di aplikasikan ke dalam suatu platform digital untuk menghubungkan antara konsumen dengan barbershop. Awal mula berdirinya D’kapster, Yopi tidak serta merta menjadikan peluang ini karena latah atau pun melihat teknologi yang sedang booming.

Yopi melihat bagaimana permasalahannya. Yopi melakukan survei secara door to door dengan menawarkan usahanya, namun nyata nya sebanyak 70 orang telah menolak tawarannya dikarenakan kecurigaan mereka dimana khawatir para tukang cukur banyak yang pindah ke platform digital sehingga menyebabkan barbershop lainnya tutup.
Niat baik Yopi untuk mengatasi masalah tidak sampai disitu saja. Yopi memberanikan diri untuk memulai usaha platform digitalnya, D’Kapster. “ D’kapster sendiri memiliki visi dan misi, yaitu untuk menasionalkan atau menstandarkan tarif dengan standar mutu. Sebanyak 40% pekerja D’kapster sudah memiliki sertifikat pemerintah, yaitu BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) demi kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) yang terara”, ungkap Yopi.
Dengan adanya pandemi Covid-19 ini, usahanya malah terkena dampak positif. Hampir di setiap harinya terdapat permintaan untuk mendaftar jadi mitra yang tinggi kepada para admin. “ Semenjak pandemi, toko boleh saja tutup sebenarnya, tapi kan pelakunya ngga harus tutup, mereka masih bisa melayani, mereka masih bisa survive ketika pelayanan secara online ke rumah,” ungkap Yopi. Meski pandemi melumpuhkan berbagai sektor, Yopi membuat inovasi baru bagi yang di rumah aja dengan kebutuhan mereka untuk cukur rambut.
