Konten dari Pengguna

Masa Kecil di Tengah Banjir: Kisah Anak-Anak di Desa

Oktalia rhomadanti

Oktalia rhomadanti

Mahasiswa Uin Raden Fatah Palembang

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Oktalia rhomadanti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber Foto: Dokumen Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Sumber Foto: Dokumen Pribadi

Banjir bukanlah hal yang asing bagi masyarakat di daerah ini. Setiap musim hujan tiba, air sungai yang meluap perlahan menggenangi halaman rumah, jalanan, bahkan masuk ke dalam rumah-rumah kayu yang sederhana. Namun, di balik tantangan dan kesulitan yang dibawa banjir, ada kisah masa kecil yang penuh warna dan kenangan tak terlupakan.

Pagi itu, hujan turun sepanjang malam. Ketika matahari mulai menampakkan sinarnya, air sudah menggenangi hampir seluruh halaman rumah. Namun, suara tawa anak-anak justru terdengar nyaring di tengah genangan air kecokelatan. Mereka berlarian, bermain air, dan saling melempar canda tanpa sedikit pun rasa takut atau khawatir. Sepasang sandal jepit yang hanyut, batang kayu yang dijadikan perahu-perahuan, dan genangan air yang menjadi kolam dadakan, semuanya menjadi bagian dari permainan mereka.

Rumah kayu tua di pinggir halaman menjadi saksi bisu betapa anak-anak mampu menemukan kebahagiaan di tengah keterbatasan. Banjir yang bagi sebagian orang dewasa adalah bencana, bagi anak-anak justru menjadi arena petualangan baru. Mereka belajar tentang alam, tentang kebersamaan, dan tentang cara bertahan hidup dalam kondisi yang tidak mudah.

Kehadiran banjir juga mengajarkan nilai-nilai solidaritas. Anak-anak saling membantu ketika ada yang terpeleset atau kehilangan barang. Mereka juga belajar untuk menjaga satu sama lain agar tetap aman. Di tengah genangan, mereka tetap bisa tertawa, bermain, dan menikmati masa kecil yang sederhana namun penuh makna.

Banjir memang membawa banyak tantangan bagi kehidupan masyarakat di daerah ini, mulai dari sulitnya akses jalan hingga kerusakan rumah dan sawah. Namun, di balik itu semua, ada pelajaran berharga tentang ketangguhan, kebersamaan, dan harapan. Anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang kuat, kreatif, dan selalu bersyukur atas kebahagiaan kecil yang mereka miliki.

Masa kecil di tengah banjir adalah kisah tentang menemukan kebahagiaan di tempat yang tak terduga. Kisah ini akan selalu menjadi bagian dari perjalanan hidup, mengajarkan bahwa dalam setiap kesulitan, selalu ada ruang untuk tawa dan harapan.