Bola & Sports
·
13 November 2020 17:44

3 Hal Menarik Tentang Ajang Seni Bela Diri ONE: INSIDE THE MATRIX III

Konten ini diproduksi oleh ONE Championship
3 Hal Menarik Tentang Ajang Seni Bela Diri ONE: INSIDE THE MATRIX III (150979)
John Lineker (kiri) menghadapi mantan Juara Dunia ONE Bantamweight Kevin Belingon dalam ajang ONE: INSIDE THE MATRIX III (ONE Championship)
ONE Championship siap kembali menawarkan laga seni bela diri kelas dunia pada Jumat, 13 November. Organisasi bela diri terbesar di Asia tersebut akan menayangkan ajang ONE: INSIDE THE MATRIX III, yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium.
ADVERTISEMENT
Ajang ini sarat dengan petarung kelas atas dan pendatang baru dengan kemampuan elite. Apapun hasil dalam laga nanti dipastikan akan mempengaruhi peta persaingan di ONE Championship.
Berikut adalah tiga alasan mengapa tidak boleh melewatkan ONE: INSIDE THE MATRIX III malam nanti.

#1 Team Lakay Melawan Dunia

3 Hal Menarik Tentang Ajang Seni Bela Diri ONE: INSIDE THE MATRIX III (150980)
Team Lakay memamerkan koleksi sabuk Juara Dunia mereka (ONE Championship)
Team Lakay yang masyhur akan membuktikan mengapa mereka adalah powerhouse.
Tiga anggota asal sasana yang berlokasi di Baguio ini akan berlaga dalam ONE: INSIDE THE MATRIX III – mantan Juara Dunia ONE Bantamweight Kevin “The Silencer” Belingon, mantan Juara Dunia ONE Flyweight Geje “Gravity” Eustaquio, serta superstar yang sedang naik daun, Lito “Thunder Kid” Adiwang.
Belingon, yang kini menduduki peringkat teratas divisi bantamweight, akan menghadapi John “Hands Of Stonde” Lineker dalam laga yang menentukan siapa pencetak KO paling berbahaya dari divisi ini.
ADVERTISEMENT
Eustaquio akan berusaha mengambil langkah besar demi meraih kembali perebutan gelar Juara Dunia ONE Flyweight dan memantapkan namanya dalam daftar Peringkat Resmi Atlet ONE, dan ia harus mengalahkan “Running Man” Song Min Jong, Juara Bela Diri Campuran Korea Selatan yang tampil setelah empat kemenangan beruntun.
Pembuka ajang ini mempertemukan penantang peringkat kelima divisi straweight, Adiwang, yang akan berusaha mempertahankan posisinya dalam lima besar dengan menghadapi debutan yang juga adalah Juara Shooto Strawweight, Hiroba Minowa.
Ajang ONE: INSIDE THE MATRIX III akan menjadi kesempatan bagi kepala pelatih Team Lakay Mark Sangiao dan para pejuangnya untuk membungkam berbagai kritik, serta meninggalkan Singapura dengan momentum positif.

#2 Pembuktian John Lineker

3 Hal Menarik Tentang Ajang Seni Bela Diri ONE: INSIDE THE MATRIX III (150981)
John Lineker akan menjalani laga terbesar dalam kariernya di dunia MMA (ONE Championship)
Saat ini Lineker menduduki peringkat kelima divisi bantamweight, namun aksi yang ditampilkannya Jumat malam nanti akan membawa dirinya melompati peringkat.
ADVERTISEMENT
Atlet Brasil ini akan menghadapi Belingon di dalam Circle, seorang mantan Juara Dunia ONE Bantamweight yang menjadi landasan divisi ini selama beberapa tahun terakhir. Petarung Filipina tersebut kini menjadi penantang teratas dan menempati peringkat teratas dengan enam penyelesaian dalam divisi bantamweight ONE.
Jenis lawan seperti ini menjadikan Lineker bersemangat dan membuatnya ingin bertukar serangan dengan spesialis wushu ini. Jika pria Brasil ini mampu mengalahkan – serta menghentikan – atlet pencetak KO terbanyak di divisi ini, “Hand Of Stone” dapat unggul dari “The Silencer” di tangga peringkat dan memasuki ranah perebutan gelar Juara Dunia ONE Bantamweight.

#3 Laga Antara Dua Petarung Tangguh Divisi Welterweight

3 Hal Menarik Tentang Ajang Seni Bela Diri ONE: INSIDE THE MATRIX III (150982)
Aksi Murad Ramazanov saat memenangi laga dalam ajang ONE: KING OF THE JUNGLE pada Februari lalu (ONE Championship)
Saat laga utama dan laga pendukung utama yang dapat mencuri perhatian, ada dua atlet welterweight unggulan yang mencari kemenangan ke-10 dalam karier profesional mereka.
ADVERTISEMENT
Juara Bela Diri Campuran Rusia Murad Ramazanov mampu menggemparkan panggung kompetisi dengan sembilan kemenangan beruntun, termasuk dalam laga debutnya, Februari silam. Dengan rekor sempurna dan tingkat penyelesaian 77 persen, ia dapat menjadi bintang selanjutnya dalam divisi welterweight.
Berdiri di hadapan Ramazanov adalah seorang Juara Pancrase, Hiroyuki “Japanese Beast” Tetsuka, seorang atlet yang memiliki lima kemenangan beruntun dan tingkat penyelesaian sebanyak 77 persen.
Keduanya membawa kredensial yang solid dan momentun luar biasa jelang laga ini, dimana setelah Juara Dunia ONE Welterweight Kiamrian “Brazen” Abbasov sukses mempertahankan sabuknya, pemenang kontes ini akan dapat menjadi atlet selanjutnya yang akan menantang sang penguasa asal Kirgistan itu.

Cara Menyaksikan ONE Championship

Video
ONE: INSIDE THE MATRIX III dapat disaksikan lewat ONE Super App, Vidio, Kaskus TV dan MAXstream mulai pukul 19:30 WIB pada Jumat, 13 November.
ADVERTISEMENT
Selain itu, stasiun televisi nasional SCTV akan menayangkannya mulai pukul 23:30 WIB.