Abro Fernandes Beri Pratinjau Terkait Laga Eksplosif 'ONE On TNT III'

The Home Of Martial Arts
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ONE Championship kembali memanjakan penggemar seni bela diri dengan gelaran ONE on TNT III, yang disiarkan pada Kamis, 22 April pagi ini.
Ajang ini akan diwarnai oleh laga-laga atlet kelas dunia seperti John "Hands of Stone" Lineker, dan Yuya "Little Piranha" Wakamatsu.
Dengan banyaknya bintang bela diri yang akan bertanding dalam ajang kali ini, Abro "The Black Komodo" Fernandes memberikan prediksi sekaligus alasan kenapa semua laga dalam kartu kali ini harus ditonton secara keseluruhan.
John Lineker vs Troy Worthen
"Hands of Stone" akhirnya akan kembali bertanding dalam circle ONE. Lineker kali ini akan menghadapi seorang atlet tangguh dari Amerika Serikat, Troy "Pretty Boy" Worthen dalam laga utama.
Pertandingan antar striker ini akan menjadi salah satu laga paling berkesan dalam benak penggemar olah raga bela diri.
Lineker menjadi atlet yang dilihat mempunyai kesempatan untuk menang menurut Abro, karena pengalamannya yang sudah panjang, serta ketangguhannya dalam berlaga dan beradu tinju dengan lawannya. "The Black Komodo" melihat pertandingan kali ini akan bergantung pada ketangguhan kedua atlet.
"Saya rasa Lineker akan unggul dalam pertandingan kali ini, dengan pengalaman panjangnya pasti dia akan mendapatkan angle yang baik untuk meraih KO dalam dua ronde awal pertandingan," jelas Abro.
"Worthen mempunyai kesempatan menang jika ia dapat bermain rapat dalam ground dan membuat Lineker berkurang tenaganya."
Ryuto Sawada vs Miao Li Tao
Pertandingan yang mengadu seorang spesialis grappling dari Jepang, Ryuto "Dragon Boy" Sawada, dengan striker kelas dunia dari Tiongkok, Miao Li Tao, merupakan sebuah pertandingan yang pastinya amat seru.
Kedua petarung kelas Strawweight ini pernah bertemu sebelumnya di ONE: REIGN OF DYNASTY II, di mana Sawada meraih kemenangan lewat keputusan mutlak.
Menurut Abro, pertandingan ini akan memperlihatkan sebuah grappling clinic dari kedua atlet; "Saya rasa [Sawada] pasti akan bermain di ground dengan kemampuan grapplingnya, meskipun ia mempunyai dasar karate, strikingya masih kalah dengan Miao."
"Kali ini Sawada harus lebih ketat dalam bermain, harus terus menempel Miao di ground, karena lawannya akan menggunakan celah sekecil apapun untuk menjatuhkannya dengan strikingnya," jelas Abro. "Di sisi lain, Miao juga harus menggunakan pengalamannya di pertandingan pertama untuk menentukan jarak serang yang lebih optimal."
Marat Gafurov vs Ok Rae Yoon
Keputusan sang veteran Marat "Cobra" Gafurov untuk naik divisi bobot nampaknya telah berbuah baik, dengan tambahnya bobot, kekuatan sang atlet Dagestan ini juga turut naik dan kesempatan untuk meraih emas ONE Championship dalam divisi ini menjadi sangat mungkin.
Menurut "The Black Komodo" Gafurov membuat pilihan yang sangat baik saat ia pindah kelas bobot, dengan naiknya dia ke divisi Lightweight, ia akan lebih baik dalam berlaga tanpa harus menghawatirkan pemotongan berat badan saat ingin bertanding.
"Saya kira dengan [keputusan] dia untuk naik bobot, [Gafurov] pastinya akan lebih tajam dalam bertanding di divisi barunya, karena saya lihat kelas ini lebih alami untuknya," jelas Abro. "Saya rasa ia akan mempunyai kesempatan yang besar dalam laga kali ini untuk menang melawan pesaing yang baru masuk promosi ini."
Reece McLaren vs Yuya Wakamatsu
Dengan dua kemenangan memukau yang berturut-turut, Reece "Lightning" McLaren sudah dalam jalan untuk meraih kesempatan merebut posisi tinggi dalam divisi Flyweight, namun kesempatan untuk mendaki ranking divisi ini juga diincar oleh sang lawan Yuya "Little Piranha" Wakamatsu.
Abro memprediksi pertandingan ini akan diakhiri dengan sebuah submission yang sangat spektakular dari McLaren, menurut sang wakil Han Academy ini menjelaskan bahwa pressure dan juga kemampuannya grappling akan membuat Wakamatsu kewalahan.
"Saya pikir permainan McLaren sudah jauh dipertajam dalam segi grappling sekaligus striking, menurut saya McLaren mempunyai grappling yang lebih tajam daripada Wakamatsu dan juga striking yang memadai untuk meraih posisi yang unggul dan mendapatkan kuncian yang mengakhiri pertandingan."
John Wayne Parr vs Nieky Holzken
Pertarungan antara dua legenda dalam dunia olahraga kombat ini pastinya tidak bisa dilewatkan oleh para penggemar seni bela diri di seluruh dunia.
Nieky "The Natural" Holzken telah mendapatkan semangatnya kembali dan menantang seorang atlet legendaris, John Wayne "The Gunslinger" Parr.
Menurut "The Black Komodo," pertandingan Muay Thai sangatlah sulit untuk diprediksi akhirnya, kedua atlet ini merupakan seorang sosok yang legendaris dalam olah raga ini dan memiliki kemampuan yang berkaliber dunia, namun, pertandingan dengan peraturan Muay Thai merupakan sebuah faktor penentu.
"Saya pikir dengan peraturan Muay Thai, yang menggunakan sarung tinju MMA, satu pukulan telak dapat mengakhiri pertandingan," jelas Abro. "Holzken memiliki tinju yang lebih baik daripada lawannya, namun Parr sudah sangat paham dengan peraturan ini dan akan menggunakan pengalamannya dalam mengalahkan sang pesaing."
Cara Menyaksikan 'ONE On TNT III'
Selanjutnya, ONE on TNT III akan tayang pada Kamis pagi, 22 April, waktu Indonesia. Ajang yang didesain untuk tayang pada jam tayang utama Amerika Serikat ini dapat disaksikan live lewat Kaskus TV, Vidio, MAXstream, dan ONE Super App mulai pukul 7:30 WIB.
Selain itu, siaran ulangnya akan hadir keesokan harinya pada Jumat, 23, April, mulai pukul 23:30 WIB di SCTV.
