Konten dari Pengguna

Adrian Mattheis Unggulkan Capitan Dalam Laga Perebutan Juara ONE Championship

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Adrian Mattheis Unggulkan Capitan Dalam Laga Perebutan Juara ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar

Ajang bergengsi ONE: UNBREAKABLE langsung menyuguhkan laga eksplosif antara Juara Dunia ONE Bantamweight Alaverdi "Babyface Killer" Ramazanov melawan penantang peringkat kedua Capitan Petchyndee Academy.

Disiarkan langsung dari Singapore Indoor Stadium pada Jumat, 22 Januari, ajang tersebut akan menjadi perhelatan perdana ONE Championship pada 2021. Ajang ini, dapat dihadiri penonton dalam jumlah yang terbatas.

instagram embed

Laga panas di ONE Super Series itu juga telah dinanti oleh Juara Turnamen ONE Strawweight Indonesia, Adrian "Papua Badboy" Mattheis.

Selain laga utama, atlet perwakilan Tigershark Fighting Academy itu juga menanti sejumlah laga eksplosif lain malam nanti. Berikut prediksi Adrian terkait beberapa laga yang akan tersaji.

Alaverdi Ramazanov Vs. Capitan Petchyndee

video youtube embed

Laga puncak malam nanti dihiasi oleh dua atlet kickboxing kelas dunia, dan Adrian mengaku lebih menjagokan Capitan ketimbang sang penguasa divisi.

"Kickboxing saya pilih Capitan, karena lebih lincah mainnya. Jadi saya senang typical mainnya, striker agresif," ujar Putra Indonesia bagian Timur itu.

Namun, Adrian juga tidak menampik kehebatan Ramazanov dalam kickboxing. "The Babyface Killer" juga diberkahi dengan postur tinggi.

"Postur Alaverdi tinggi [...] Walau dia pemegang sabuk, tapi lawannya Capitan. Capitan yang akan menang lewat putusan juri," ujarnya.

Shinya Aoki Vs. James Nakashima

video youtube embed

Dalam pertarungan antar atlet gulat elite, gaya permainan dan jam terbang menjadi penentu. Hasilnya pun akan tampak lewat laga pendukung utama antara legenda asal Jepang Shinya “Tobikan Judan” Aoki dan James Nakashima, yang akan menjalani debut dalam divisi lightweight.

Melihat laga antar kedua elite gulat teratas tersebut, "Papua Badboy" masih lebih menaruh hati pada atlet keturunan Amerika - Jepang, James Nakashima.

"Kalau untuk saya James Nakashima sih. Sama-sama ahli ground, walau Shinya Aoki adalah mantan juara," ujar Adrian. 

"Tobikan Judan" merupakan mantan juara Dunia ONE lightweight. Dari 45 kemenangan yang diraihnya, 28 laga diselesaikan melalui kuncian dengan persentase 62 persen.

Namun, Nakashima siap menjadi ujian berat berikutnya.

"Tapi kalau ketemu James, Shinya sabar dulu sih kayaknya. Saya lebih ke typical James sih."

"Kalau Adrian lihat sih menang James lewat Ground and Pound. Ronde dua."

Zebaztian Kadestam Vs. Gadzhimurad Abdulaev

video youtube embed

Selain laga utama dan laga pendukung utama, kartu pertandingan malam nanti juga akan dimeriahkan oleh pertemuan dari mantan penguasa divisi welterweight, Zebaztian “The Bandit” Kadestam, dengan superstar asal Rusia, Gadzhimurad Abdulaev.

Pasca lengser dari takhta juara dunia, "The Bandit" kembali berusaha untuk meraih tahta tertinggi. Namun, jalan terjal siap diberikan oleh Abdulaev.

"Kadestam seru, ketemu Rusia lagi. Kalau saya kayaknya Rusia ini jago sih. Rusia ini spesialis ground, tapi striking mereka gak kalah," ujar Adrian.

"Kadestam menang di striking, tapi kalau dibawa ke ground suka bingung. Saya menjagokan Abdulaev."

Dalam laga terakhirnya di One Warrior Series, sang Juara Dunia MMA Rusia itu berhasil menampilkan permainan yang cukup dominan. Dalam karir profesionalnya, ia juga masih tak terkalahkan dengan rekor 5-0.

"Saya menjagokan yang Rusia. Kalau saya sih sampai akhir. Typical mereka main jarak-jarak."

Namiki Kawahara Vs. Lito Adiwang

video youtube embed

Setelah mengalami kekalahan perdana dalam laga debutnya, , Lito "Thunder Kid" Adiwang kembali meraih kesempatan lewat laganya melawan Namiki Kawahara nanti malam.

Terlebih, ia ingin mencetak KO sebagai penghormatan atas mendiang ibunya.Sebagai seorang striker agresif, perwakilan Team Lakay itu akan mendapat ujian saat melawan sesama striker asal Negeri Sakura Jepang.

Laga eksplosif dipastikan akan terjadi di antara keduanya.

"Saya prediksi Lito Adiwang. PR besar buat saya juga sih Lito Adiwang. Mereka punya speed gila-gila ya, dan kemungkinan Adrian juga akan lebih belajar," ucap Adrian, yang juga berlaga satu divisi dengannya.

"Kalau saya lihat Lito Adiwang spesialis KO. Menang ronde kedua. Speed eksplosif semua gerakan," pungkasnya.

Cara Menyaksikan ONE: UNBREAKABLE

video youtube embed

ONE: UNBREAKABLE akan menjadi ajang perdana ONE Championship tahun ini. Disiarkan langsung dari Singapore Indoor Stadium pada Jumat, 22 Januari, ajang ini dapat disaksikan lewat ONE Super App, Vidio, MAXstream dan Kaskus TV mulai pukul 19:30 WIB.

Selain itu, stasiun televisi nasional SCTV akan menayangkannya mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.

kumparan post embed