Konten dari Pengguna

Beda dari yang Lain, Jagoan MMA Martin Nguyen Gak Kepo Sama Calon Lawannya

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Martin Nguyen, mantan Juara Dunia dua divisi ONE. Foto: ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Martin Nguyen, mantan Juara Dunia dua divisi ONE. Foto: ONE Championship

Umumnya, seorang atlet MMA akan mempelajari lawannya sebelum tanding. Namun, hal itu tak berlaku bagi Martin Nguyen.

Sabtu, (1/10/2022), mantan juara dunia dua divisi ONE Championship ini akan kembali berlaga di ONE Fight Night 2: Xiong vs Lee III.

Paska kemenangan besarnya atas bintang Ukraina Kirill Gorobets, sang atlet perwakilan sasana Kill Cliff itu akan ingin mengulangi kemenangannya saat menghadapi pencetak KO berbahaya asal Rusia, Ilya Freymanov.

instagram embed

Sebelum laga besarnya akhir pekan ini, "The Situ Asian" pun berbagi fakta mengejutkan terkait pola latihannya yang tidak biasa. Nyatanya, Nguyen tak pernah mempelajari video rekaman calon lawannya sebelum tanding.

"Saya tak pernah melihat rekaman tanding [lawan] atau mempelajarinya. Hal itu saya kembalikan lagi ke pelatih. Nyatanya laga seringkali berjalan berbeda dengan apa yang kita rencanakan," ujar atlet berkebangsaan Australia ini.

Ketimbang ribet soal lawannya, atlet yang kini bercokol di peringkat ketiga divisi ONE Featherweight itu lebih memilih untuk lepas dan enjoy dengan laganya.

"Ikuti saja arahnya, dan tidak perlu bikin dirimu stress karena hal yang tak penting. Siapa pun yang ONE Championship pasangkan, saya akan menyambutnya," lanjutnya.

Lebih mendasar, Nguyen merasa bahwa tiap laga akan berjalan berbeda. Apabila ia hanya terfokus pada satu gameplan, hasil yang berbeda malah bisa terjadi ketika hal tak berjalan sesuai rencana..

"Ketika saya mempelajari dan bersiap untuk gameplan lawan tertentu, masalah akan datang ketika ia tak menerapkannya dalam laga. Malah saya hanya akan stres karena hal yang tak jelas. Jadi saya memasrahkan semuanya pada pelatih," jelas Nguyen.

Nguyen pun percaya sepenuhnya pada sang pelatih. Di mana ia akan fokus mati-matian untuk latihan dan mempersiapkan apa yang pelatihnya inginkan.

Mundur ke dua laga terdahulu, Nguyen memang tengah menderita kekalahan setelah tumbang dari Thanh Le dan Kim Jae Wong secara berurutan. Namun, ia berhasil bangkit dan kembali ke jalan kemenangan.

"Kita semua mengalami kekalahan dalam karier kita, tapi yang paling penting adalah bagaimana kita bisa merebutnya kembali," sambungnya.

Ingin Kembali Meraih Perebutan Sabuk Emas ONE Featherweight

Namun, Nguyen akan menghadapi lawan yang tak kalah berbahaya mendatang. Dengan raihan rekor profesional 10-1, delapan dari 10 kemenangan Freymanov diraih lewat KO/TKO.

Hal itu menegaskan, bahwa sang debutan baru akan memiliki potensi untuk menidurkan Nguyen di atas arena. Hanya saja, Nguyen bisa meraih kesempatan kedua untuk merebut sabuk emasnya jika bisa menang spektakuler.

"Ia berlatih dengan teman baikku yang adalah kickboxer hebat, Rafael Fiziev. Saya akan berusaha bermain lebih tajam nanti," ujar Nguyen.

Mundur ke belakang, Nguyen telah berhadapan dengan banyak pencetak KO keras seperti lawannya mendatang. Ia pun merasa percaya diri bisa menang.

"Tujuan kami adalah untuk merangkak ke atas dan meraih sabuk itu kembali. Siapapun yang ONE Championship hadirkan di laga mendatang selalu akan jadi yang tersulit dalam karier kami," jelas Nguyen.

"Jadi kami akan menyambut setiap laga mendatang satu per satu, sampai kami mendapat kontrak untuk berlaga demi sabuk emas kembali," pungkasnya.

Download ONE Super App untuk mengikuti perkembangan terbaru ONE Championship!