Bi Nguyen Sebut Ritu Phogat 'Masih Bayi' dalam MMA karena Tak Terima Kekalahan

The Home Of Martial Arts
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah mematahkan rekor MMA tak terkalahkan Ritu “The Indian Tigress” Phogat, nama Bi “Killer Bee” Nguyen semkain banyak diperbincangkan karena kontroversi terkait hasil akhir laga.
Jelang menghadapi atlet Filipina, Jenelyn Olsim, dalam ajang ONE: BATTLEGROUND III yang tayang pada Jumat, 27 Agustus, atlet Amerika-Vietnam ini menjabarkan pendapatnya tentang hasil akhir dari laga melawan Ritu.
Dalam laga divisi atomweight di ajang ONE: DANGAL pada 15 Mei tersebut, Bi dan Ritu bertanding selama tiga ronde penuh. Dua wasit memenangkan Bi, sedangkan satu lainnya memberi kemenangan pada Ritu.
"[Rasanya] campur aduk penuh emosi. Bagi saya, terus terang saja, dalam karier saya, ada banyak hal aneh yang telah terjadi, dan beberapa keputusan [juri] tidak memihak saya. Jadi saya merasa lega jujur saja, dan bersemangat karena saya pikir saya memang menang," urai Bi terkait hasil akhir laga.
Di sisi lain, Ritu masih menganggap bahwa ia yang layak menang karena lebih mendominasi di area ground, sesuai keahliannya sebagai pegulat. Namun, Bi tak bergeming dengan tanggapan sang rival.
"Saya rasa itu hal yang valid jika dia merasa demikian, dan saya bisa memahaminya karena dia adalah seorang pegulat dan orang baru. Begini, Ritu masih bayi dalam MMA. Dia pendatang baru di MMA. Anda harus mempertimbangkan di mana Anda bertarung," ucap Bi.
"Bagian dari menjadi seorang atlet adalah mengetahui di mana anda berkompetisi dan seperti apa kriteria [penilaiannya.] ONE selalu mengedepankan seberapa parah luka [dalam penilaian]."
"Laga itu sangat tipis. Pada dasarnya ini tentang dia menerapkan game plan-nya, dan saya pun demikian, tapi eksekusi game plan saya lebih menimbulkan kerusakan. Dia hampir kalah di ronde ketiga," lanjutnya.
Perbedaan Penilaian Gulat dan MMA
Menurut Bi, Ritu belum bisa membedakan laga MMA di ONE dengan pertandingan gulat. Meski Ritu adalah peraih medali emas Olimpiade Commonwealth dari India, ada beberapa hal mendasar yang membedakan dua disiplin olahraga ini.
Sebelum laga melawan Bi Nguyen, Ritu telah mengoleksi empat kemenangan dari empat laga MMA yang telah ia jalani.
"Anda harus selalu merasa menang, terutama karena dia masih baru dalam [olahraga] ini. Dia seorang pegulat, jadi tentu saja dalam pikirannya gulat lebih bagus dibandingkan striking yang saya lakukan. Dan itu memakan waktu lebih lama, tapi [serangan] saya lebih merusak," tegas Bi Nguyen.
Itu faktanya. Dan keputusan itu sangat tipis, tapi berdasarkan kriteria ONE, tentu saya yang menang. Serangannya tak menimbulkan banyak luka di area ground."
Selanjutnya, Bi Nguyen akan menghadapi laga penting melawan Jenelyn Olsim untuk memperebutkan satu tempat di laga alternatif turnamen ONE Atomweight Grand Prix.
Download ONE Super App untuk Mengikuti Perkembangan Terbaru ONE Championship!
ONE Championship akan menayangkan ONE: BATTLEGROUND III pada Jumat, 27 Agustus.
Ajang ini dapat disaksikan lewat ONE Super App, Maxstream, Vidio, dan Kaskus TV mulai pukul 19:30 WIB. Selain itu, SCTV akan menayangkannya mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.
