Konten dari Pengguna

Bi Nguyen Tertawakan Sindiran Bahwa Ia Tak Layak Menang

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bi Nguyen berhasil menghentikan rentetan kemenangan beruntun Ritu Phogat di ONE: DANGAL pada Sabtu, 15 Mei silam. Foto: ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Bi Nguyen berhasil menghentikan rentetan kemenangan beruntun Ritu Phogat di ONE: DANGAL pada Sabtu, 15 Mei silam. Foto: ONE Championship

Banyak yang tak menyangka jika Bi “Killer Bee” Nguyen bisa mengalahkan mega bintang asal India, Ritu “The Indian Tigress” Phogat, di ONE: DANGAL.

Namun, atlet Amerika berdarah Vietnam ini tak menggubris sindiran yang mengatakan jika ia tak layak menang.

“Saya mengerti kenapa mereka merasa seperti itu,” jelas sang atlet dalam sebuah wawancara dengan South China Morning Post.

“Tapi saya tidak mengerti kenapa saya diancam dan dibenci oleh mereka, saya pikir ini konyol. Tapi saya tahu mereka itu baru [mengenal] MMA, dan mereka sangat bersemangat mendukung Ritu, dan saya senang melihat ia digemar di negaranya.”

video youtube embed

Ritu adalah peraih medali emas olimpiade dalam gulat, dan merupakan sosok terkenal di India. Keluarganya berisi pegulat legendaris yang berhasil mengharumkan negaranya lewat olahraga.

Karier Ritu di MMA pun terbilang mulus. Sebelum laga menghadapi Bi Nguyen, ia selalu meraih kemenangan dalam empat laga beruntun.

“Tapi saya mengetahui bahwa saya perlu melucuti kemampuannya di ground,” jelas Nguyen.

“[Saat bertanding] saya tidak membiarkannya untuk menyerang dengan mudah, saat dibawa kebawahpun saya tidak membiarkannya menyerang. Saya mengetahui bahwa kondisi fisik saya adalah kunci kemenangan, saya jadi tidak kelelahan setelah berduel grappling dengannya.”

Nguyen mengklaim jika ia menerima banyak serangan di media sosial terutama dari penggemar rivalnya yang tak terima dengan hasil akhir.

Faktanya, laga memang berlangsung alot dan sulit menentukan siapa yang berhak menang. Keduanya beradu serangan sepanjang laga, dan ketiga juri pun memiliki pandangan berbeda tentang siapa pemenangnya.

Namun, Bi Nguyen merasa ia layak menang karena telah bertanding dengan cerdas.

Setelah mempertahankan diri melawan kemampuan grappling dari Phogat selama dua ronde, “Killer Bee” mendaratkan dua serangan keras yang berhasil membuat atlet India itu sempoyongan di ronde ketiga.

“Saya pikir [Ritu] sudah tidak berdaya di ronde ketiga,” kata sang atlet berusia 31 tahun ini.

“Jika kita menghitung berapa serangan saya yang telah mendarat dibanding tiga takedown dia, dia tidak tidak punya peluang”

“Saya bisa melihat keputusan ini sangat tipis, dan saya juga bisa melihat kenapa orang-orang melihat [Phogat] menang, tapi jika dilihat kembali saya telah menggunakan striking saya dengan baik dalam melawan grappling dia.”

instagram embed

Ini merupakan kali pertama Nguyen mendapatkan kemenangan lewat putusan di ONE. Sebelumnya, ia kalah tiga kali berturut-turut melawan Jihin Radzuan, Stamp Fairtex, dan Bozhena Antoniyar sebelum memasuki laga melawan Ritu Phogat.

Meski mengakui jika laga melawan Ritu sangat tipis, ia tak tertarik untuk bertanding ulang.

“Saat ini Ritu mempunyai kesempatan untuk membuktikan diri, dan ia memerlukan lawan seperti Jihin. [Ritu] harus lebih berkembang,” jelas Bi Nguyen.

“Saya tidak terlalu tertarik dengan tanding ulang, karena menurut saya tidak akan menyenangkan. Saya pikir pertandingan seperti itu bukan untuk saya, tapi untuk Ritu dan para penggemarnya, jadi saya lebih mengutamakan lawan yang lain daripada dia.”

Cara Menyaksikan ONE: FULL BLAST II

Selanjutnya, ONE: FULL BLAST II akan tayang pada Jumat, 11 Juni, mulai pukul 19:30 WIB. Ajang ini dapat disaksikan lewat ONE Super App, Kaskus TV, Vidio, MAXStream dan juga stasiun televisi nasional SCTV.

kumparan post embed