Konten dari Pengguna

Demi Sabuk Kedua, Allycia Rodrigues Rela Kehilangan Momen Penting Bareng Anak

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Allycia Hellen Rodrigues. Foto: ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Allycia Hellen Rodrigues. Foto: ONE Championship

Sebagai seorang ibu juara dunia, Allycia Hellen Rodrigues harus rela mengorbankan banyak momen bareng anak demi kejar kejayaan di Muay Thai.

Sang ratu ONE Women's Atomweight Muay Thai itu akan segera berhadapan dengan sesama juara dunia, Smilla Sundell, dalam Kejuaraan Dunia ONE Women's Strawweight Muay Thai pada laga pendukung utama ONE Fight Night 14 pada Sabtu (30/9/2023).

Bagi sang atlet Muay Thai asal Brasil, laga itu menjadi kesempatan baginya untuk menjadi juara dunia dua divisi. Namun, kesempatan besar itu bukan berarti diraih tanpa pengorbanan.

Selain harus merelakan waktu untuk berlatih di sasana, Rodrigues yang memiliki seorang balita itu juga harus merelakan momen hari jadi anaknya yang kedua pada Rabu (27/9).

Seperti diketahui, para atlet yang tampil dalam event itu harus sudah berada di Singapura sepekan jelang laga. Sedangkan Rodrigues bermukim di Thailand, rumah keduanya setelah Brasil.

Sambil berkaca-kaca, Rodrigues yang diwawancarai pada momen itu mengaku harus melewatkan ultah anaknya demi tampil di ONE Fight Night 14. Ia pun kian berambisi untuk meraih kemenangan di laganya mendatang.

"Saya datang ke laga ini dengan banyak motivasi. Sejatinya Rabu kemarin adalah hari ulang tahun kedua anakku," ujar Rodrigues seperti dikutip SCMP.

"Rasanya sangat sulit untuk pergi, mengingat semua yang telah kami lalui. Namun, ini adalah pekerjaanku, dan saya sangat termotivasi," lanjutnya.

Rodrigues pribadi terakhir berlaga pada 16 Agustus lalu menghadapi Janet Todd, dalam laga penyatuan sabuk emas atomweight. Namun, ia mendapat panggilan dadakan untuk menggantikan Jackie Buntan yang sedianya menghadapi Sundell dalam laga pertahanan sabuk emas pertamanya.

Walau dadakan, tapi Rodrigues mengaku sangat siap untuk menghadapi Sundell. Ia pun tak ingin menyianyiakan kesempatan besar untuk meraih sabuk emas kedua.

"Saya merasa sangat siap. Saya pribadi merasa jadi lebih kuat," tegas Rodrigues.

Namun, mengalahkan Sundell akan menjadi tugas berat bagi Rodrigues. Selain lebih muda, sang juara dunia remaja asal Swedia itu juga lebih berat dan punya postur lebih tinggi.

"Saya pernah bertemu Smilla sebelumnya, tapi rasanya ia kini tampak lebih besar dari sejak kami pertama kali bertemu," sambungnya.

Di satu sisi, Rodrigues juga sangat respect dengan Sundell yang meraih sabuk emas di umur 17 tahun. Namun, ia berniat untuk mengalahkan sang juara dunia remaja lewat sebuah penyelesaian yang meyakinkan.

"Kami berdua mengincar penyelesaian KO, karena kami memiliki mimpi yang sama. Saya pun bersiap untuk mengejarnya," jelas Rodrigues.

Lebih lanjut, Rodrigues ingin meraih sabuk emas kedua dan mempersembahkannya untuk sang putra tercinta yang menunggunya di rumah.

"Anak laki-lakiku selalu menjadi prioritas utamaku. Saya sangat rindu padanya, dan tak sabar untuk bertemu dengannya. Semoga saja saya meraih sabuk emas baru itu," pungkasnya.

Download ONE Super App untuk mengikuti perkembangan terbaru ONE Championship!

video youtube embed

ONE Fight Night 14 akan berlangsung di Singapore Indoor Stadium pada Sabtu (30/9/2023).

Ajang ini akan tayang live mulai pukul 07.00 WIB lewat Netverse, serta Youtube dan Facebook ONE Championship. Siaran tunda ajang tersebut dapat disaksikan lewat Net TV mulai pukul 22.30 WIB.