Konten dari Pengguna

Edgar Tabares Mengaku Rahangnya Tak Kalah Keras dari Rodtang

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penantang sabuk emas ONE Flyweight Muay Thai Edgar Tabares. Foto ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Penantang sabuk emas ONE Flyweight Muay Thai Edgar Tabares. Foto ONE Championship

Rodtang kerap dijuluki manusia rahang besi karena sulit dijatuhkan. Namun, lawannya mendatang juga menganggap rahangnya sama keras.

"The Iron Man" akan segera mempertahankan sabuk emasnya pada 6 Mei mendatang di ONE Fight Night 10. Kali ini, ia akan dihadapkan pada juara Muay Thai asal Meksiko, Edgar Tabares.

Yang menarik, laganya itu akan dihelat di Denver, Colorado, yang menjadi Makkah bagi para pencinta MMA. Di mana event itu juga menandai gelaran perdana ONE Championship di AS.

Ketimbang lawan Rodtang sebelumnya, nama Tabares mungkin belum banyak dikenal. Namun, sang juara WBC Muay Thai pertama Meksiko itu tak ragu untuk memberikan ancaman pada sang manusia rahang besi.

"Saya tak tahu apakah Rodtang akan membaca obrolan ini, tapi akan sulit untuk membuatku KO. Karena rahangku sangat keras," ujar Tabares.

Lahir di negara Amerika Latin yang keras, telah menempa mental Tabares sejak dini. Perkara bertarung, ia sudah melakukannya sejak kecil.

"Di Meksiko, rasanya tiap hari seperti bertarung. Anda harus bertarung dengan banyak hal, dimulai dari saat bangun dari tidur," lanjutnya.

Ingin taklukkan Rodtang

Mendapat lawan sekelas Rodtang untuk debutnya, tentu membuat Tabares sedikit nervous. Namun, kesempatan sekali seumur hidup ini tak akan disia-siakannya.

Lebih lanjut, ia mengaku harus menang atas Rodtang di laganya mendatang. Kalah bukan lah pilihan.

"Saya ingin menang, ini adalah tujuanku. Saya paham hal itu sangatlah ekstrim, tapi saya merasa akan menikmatinya [berlaga dengan Rodtang]," jelas Tabares.

Hanya seperti budaya Matador yang berasal dari Amerika Latin, Tabares mengaku ingin menaklukkan Rodtang dengan cara apapun. Namun, ini perkara siapa yang jadi banteng atau matador.

"Kami di Meksiko memiliki ungkapan untuk menaklukkan banteng dengan memegang tanduknya. Saya tahu kalau Rodtang tak ubahnya binatang liar, tapi saya ingin mendominasinya. Bagaimana pun juga kami adalah orang Meksiko," pungkasnya.

Di partai puncak, laga trilogi antara Demetrious Johnson melawan Adriano Moraes akan tersaji untuk memperebutkan sabuk Juara Dunia ONE Flyweight. Keduanya telah bertemu dua kali dengan rekor satu sama.

Dalam pertemuan terakhir pada Agustus tahun lalu, Johnson keluar sebagai pemenang lewat serangan lutut terbang yang sekaligus melengserkan Moraes dari takhta juara ONE Championship yang telah ia singgahi sejak lama.

Download ONE Super App untuk Mengikuti Perkembangan Terbaru ONE Championship!

video youtube embed

ONE Fight Night 10 merupakan ajang unggulan ONE Championship pada tahun ini yang menandai kehadiran perdananya di daratan Amerika Serikat.

Ajang yang dihelat pada Jumat malam waktu setempat ini akan tayang di Indonesia pada Sabtu (6/5/2023) mulai pukul 06.00 WIB dan dapat disaksikan lewat Netverse, Net TV, serta Youtube dan Facebook ONE Championship.

kumparan post embed