Konten dari Pengguna

Eko Roni Cetak Rekor di ONE, Media Asing Sebut Layak jadi 'KO Of The Year'

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Eko Roni Saputra (tengah) membuat Liu Peng Shuai terkapar lewat sebuah pukulan keras di Singapore Indoor Stadium dalam ajang ONE: BATTLEGROUND II yang tayang pada Jumat, 13 Agustus. Foto: ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Eko Roni Saputra (tengah) membuat Liu Peng Shuai terkapar lewat sebuah pukulan keras di Singapore Indoor Stadium dalam ajang ONE: BATTLEGROUND II yang tayang pada Jumat, 13 Agustus. Foto: ONE Championship

ONE: BATTLEGROUND II pada Jumat, 13 Agustus, menghasilkan sebuah kejadian spektakuler saat petarung Indonesia "Dynamite" Eko Roni Saputra menang KO dalam 10 detik.

instagram embed

Eko tampil dalam laga kedua dengan menghadapi atlet MMA dari China, Liu Peng Shuai.

Laga tersebut berakhir dengan terciptanya sebuah rekor baru – kemenangan KO tercepat sepanjang sejarah divisi flyweight ONE Championship.

Bukan tanpa alasan pujian berdatangan, kemenangan itu tercipta lewat satu pukulan overhand kanan keras yang langsung menidurkan sang rival. Tak lama, wasit segera menghentikan laga.

Hasil itu memancing sorotan dari media olahraga kombat terkemuka dari Amerika.

Saking indahnya pukulan tersebut, situs MMA Fighting yang merupakan bagian dari Vox Media menggambarkannya sebagai kontender 'KO Of The Year.'

video youtube embed

Dalam artikel berjudul 'Eko Roni Saputra scores 10-second KOTY contender', sang penulis menyebut jika Eko "mendaratkan pukulan kanan keras yang membuat lawannya tersungkur dan tak sadarkan diri di atas kanvas."

Selain MMA Fighting, situs FanSided yang juga merupakan media MMA ternama di AS membuat sebuah sudut berita yang mirip.

Selain itu, media berbahasa Spanyol MMA.UNO dan publikasi dari Swedia MMAnytt juga ikut menyoroti kemenangan kelima berturut-turut bagi Eko Roni tersebut.

Kemenangan tersebut tentu menjadi bukti jika atlet Indonesia bisa berbicara banyak di pentas global. Raihan ini sekaligus menipiskan jarak head-to-head antara Indonesia dan China di panggung global MMA.

Dengan rekor kemenangan tercepat di divisi flyweight, serta torehan lima kemenangan beruntun pada ronde pertama, bukan tak mungkin Eko Roni bisa menjadi harapan Indonesia untuk menjadi Juara Dunia MMA pertama dari Tanah Air.

Download ONE Super App untuk Mengikuti Perkembangan Terbaru ONE Championship!

kumparan post embed