Konten dari Pengguna

Elipitua Siregar Ungkap Makna di Balik Julukan 'The Magician'

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Elipitua Siregar berada di dalam Circle ONE Championship jelang laga melawan Senzo Ikeda pada Januari 2022. Foto: ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Elipitua Siregar berada di dalam Circle ONE Championship jelang laga melawan Senzo Ikeda pada Januari 2022. Foto: ONE Championship

Elipitua “The Magician” Siregar tengah bersiap untuk kembali memasuki Circle ONE Championship pada Jumat (20/5) di ajang ONE 157: Petchmorakot vs. Vienot.

Sang mantan atlet gulat merasa dirinya siap untuk menghadapi sang veteran dari Filipina Robin “The Illongo” Catalan dan mengatakan kemampuannya dalam grappling dapat menaklukkan sang striker.

video youtube embed

Kemampuannya dalam bergulat dan grappling yang menjadi salah satu faktor kemenangan sang atlet asal Medan ini juga menjadi asal muasal nama panggilannya di panggung MMA.

Menurut pria 26 tahun ini, nama tersebut merupakan sebuah julukan yang mencerminkan kemampuannya berlaga.

“Ini nama yang di berikan oleh pelatih saya, coach Doni saat saya berlatih MMA,” jelas Phitu. “Menurut saya nama ini bagus dan saya tidak bisa memikirkan nama lain yang cocok untuk saya selain ini.”

“The Magician” merupakan nama yang dilihat cocok untuk Elipitua oleh pelatihnya karena kemampuan sang grappler dalam mengejutkan lawan dengan tekniknya. Menyerang lawan dengan kemampuan yang tidak dapat ditebak merupakan salah satu strategi yang akan dibawanya melawan Catalan nanti.

“[Nama] yang diberikan oleh coach Doni itu didapat saat saya berlatih MMA, menurutnya saya selalu mengejutkan lawan saya saat latihan,” jelas pria asal Medan ini.

“Saya bisa masuk dengan gerakan striking, tapi tiba-tiba lawan ada di ground, atau saya bisa mulai takedown tapi tiba-tiba lawan melayang dilempar, jadi memang mirip sulap.”

Elipitua mengatakan kemampuan ini akan sangat membantu saat ia melawan Catalan yang pernah menilai kemampuannya hanya satu dimensi. Ia menilai meskipun kemampuannya dalam grappling menjadi dasar dari arsenal yang di bawa dalam Circle, ia akan mendominasi sang veteran secara mutlak selama pertandingan berlangsung.

Sang wakil Bali MMA menjelaskan tujuannya dalam menghadapi sang Filipina adalah untuk mengendalikan gerakannya dalam area nyamannya di kanvas, disana Elipitua akan mencari celah untuk membuat Catalan menyerah dengan submission, atau meraih KO melalui ground and pound.

“Saya [berniat] akan menyelesaikan Catalan dalam ronde satu atau dua dengan kuncian,” tegasnya.

“Pokoknya saya akan mencari finish di ground.”

Download ONE Super App untuk mengikuti perkembangan terbaru ONE Championship!

video youtube embed

ONE 157: Petchmorakot vs. Vienot akan tayang pada Jumat, 20 Mei, mulai pukul 16.30 WIB.

Ajang ini juga akan menampilkan laga atlet Indonesia Elipitua Siregar melawan petarung Filipina Robin Catalan. Saksikan ONE 157 di Kaskus TV, Vidio, Maxstream dan Net TV.