Konten dari Pengguna

Hadapi Petarung MMA Tangguh dari Myanmar, Sunoto Targetkan Menang KO di Ronde 2

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Petarung MMA Indonesia Sunoto akan tampil dalam laga pembuka ONE: BAD BLOOD pada Jumat (11/2) di Singapore Indoor Stadium. Foto: ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Petarung MMA Indonesia Sunoto akan tampil dalam laga pembuka ONE: BAD BLOOD pada Jumat (11/2) di Singapore Indoor Stadium. Foto: ONE Championship

“The Terminator” Sunoto akan menghadapi Tial Thang dalam ajang ONE: BAD BLOOD pada Jumat malam (11/2) di Singapore Indoor Stadium.

Ia berada dalam motivasi tinggi demi melanjutkan tren kemenangan berutun walaupun sang lawan adalah petarung yang berlatih di sasana kelas dunia.

Seperti diketahui, atlet Myanmar tersebut berlatih di Sanford MMA, Amerika Serikat, tempat bernaungnya beberapa petarung MMA dunia seperti Aung La N Sang, Brandon Vera, Vitor Belfort dan Michael Chandler. Namun, hal ini tak membuat Sunoto gentar dan justru menambah motivasinya.

“Menurut saya sama saja. Dia bisa berteman dengan siapa saja, tetapi kemampuan individu seseorang tidak bisa ditularkan. Meskipun timnya bagus tidak menjamin dia akan berlaga dengan baik. Kita belum tahu bagaimana dia berlatih meskipun di dalam tim yang bagus. Jadi kita lihat saja nanti,” ujar Sunoto dalam wawancara dengan ONE Championship.

“Saya tidak takut. Saya rasa kita sama saja. Dia makan nasi, saya juga makan nasi. Kecuali kalo dia makan kemenyan,” tambahnya.

video youtube embed

Terakhir kali berlaga, Sunoto meraih kemenangan di Jakarta. Pria 36 tahun ini mampu mengalahkan Nurul Fikri dalam ajang ONE: WARRIOR’S CODE pada Februari 2020 lalu. Sedangkan, Tial Thang menelan kekalahan dari Song Jong Min lewat keputusan mutlak pada pertengahan 2021.

Menurut Sunoto, ini jadi buktu jika keduanya memiliki peluang yang berimbang. Ia pun mengaku telah mempelajari kelemahan Tial Thang dan berniat mengeksploitasinya.

“Menurut saya staminanya kurang bagus, dan kalo melihat grappling-nya, itu juga tidak terlalu bagus. Meskipun takedown-nya bagus, tapi dilihat grappling dia kurang sekali. Itu yang saya bisa pelajari dari pertandingan terakhirnya,” jelas Sunoto.

Sebelum terjun ke dunia MMA profesional, Tial Thang merupakan juara gulat Myanmar. Bahkan, ia tercatat telah mengoleksi 500 kemenangan ketika berkiprah di negaranya. Namun, keahlian bergulat bukanlah satu-satunya senjata yang ia miliki.

Sunoto mengaku jika pukulan serta tendangan sang lawan pun patut untuk diwaspadai, seperti saat mengalahkan atlet Indonesia Paul Lumihi pada Februari 2021.

“Dia mempunyai tinju kanan yang hebat, ditambah dengan kemampuan takedown-nya yang bagus berkat dasarnya dari gulat grego romawi. Hip throw dia juga bagus sekali saya lihat,” bedah Sunoto.

“Tapi insyaallah sudah siap semua. Secara jangkauan mungkin saya unggul sedikit dari dia, jadi saya mungkin akan mencoba untuk jaga jarak, main striking, dan mungkin akan saya takedown sesekali,” jelasnya.

Sejak akhir tahun lalu, Sunoto telah mempertajam kemampuannya demi meraih kemenangan ke 11 dalam kariernya di ONE Championship. Ia pun menjalani pemusatan latihan di Bali MMA bersama beberapa atlet top lain dari Tanah Air.

Berkat persiapan yang ia jalani, Sunoto percaya bisa memberikan kemenangan bagi Indonesia sekaligus membuktikan jika ia tak gentar menghadapi lawan kelas dunia sekalipun.

“Kalau [target] dari saya masih tetap Insya Allah ronde dua. Saya mengincar finis ronde dua antara KO/TKO atau submission. Bisa lewat ground and pound atau rear-naked choke,” harapnya.

Lewat performa ciamik, ia pun berharap membawa pulang bonus performa sebesar 50 ribu dolar AS (setara Rp 720 juta) yang diberikan bagi petarung yang menyuguhkan penampilan memukau sepanjang laga.

"Saya berharap pertandingan ini akan seru karena kita berdua setara secara kemampuan dan persiapan. Dan mungkin dapat menarik hati Chatri [Sityodtong, CEO dan Chairman ONE Championship] untuk memberikan saya uang 50 ribu [dolar],” harapnya.

Download ONE Super App untuk mengikuti perkembangan terbaru ONE Championship!

video youtube embed

ONE Championship akan menggelar ONE: BAD BLOOD pada Jumat, 11 Februari . Ajang ini dapat disaksikan live lewat Youtube, Vidio, Kaskus TV, dan Maxstream mulai pukul 17:30 WIB.

Selain itu, ajang yang menampilkan atlet Indonesia Sunoto ini juga disiarkan NET TV mulai pukul 22:00 WIB pada hari yang sama.

kumparan post embed