Hadapi Rival Lama di ONE on TNT IV, Aung La N Sang Ingin Berjuang Demi Myanmar

The Home Of Martial Arts
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah laga terakhirnya yang berakhir dengan kekalahan cepat, Aung La "The Burmese Python" N Sang akan kembali mendapat kesempatan untuk melakukan penebusan di ONE Championship.
Lawan yang ia hadapi pada Kamis, 29 April, dalam ajang 'ONE on TNT IV' adalah Reinier "The Dutch Knight" de Ridder, orang sama yang mengalahkannya pada Oktober silam.
Sebelumnya Aung N Sang dijadwalkan melawan mantan pemegang sabuk asal Rusia Vitaly Bigdash dalam laga trilogi. Namun, namanya terpaksa diganti akibat terdeteksi positif COVID-19.
Alhasil, De Ridder dipilih untuk menggantikan Bigdash. Hadirnya atlet MMA dari Belanda tersebut akan menjadi momen besar bagi Aung La N Sang untuk melakukan penebusan atas kekalahan terakhirnya dari superstar Belanda tak terkalahkan itu. Kali ini, sabuk Juara Dunia ONE Light Heavyweight miliknya akan jadi pertaruhan.
Namun, penebusan tak hanya menjadi alasan bagi Aung L N Sang untuk memenangi laga puncak tersebut. Sebuah kemenangan di puncak juga akan menjadi hadiah N Sang bagi suporter terbesarnya, rakyat Myanmar. Ia dipuja karena menjadi Juara Dunia olahraga pertama dan satu-satunya dari negeri Burma.
Bahkan di kampung halamannya Myitkyina, Aung La N Sang mendapat sebuah hadiah berupa patung perunggu dirinya yang tengah memegang dua sabuk. Patungnya tegak berdiri di Taman Nasional Manaw, negara bagian Kachin.
"Saya bertarung untuk Myanmar. Dukungan yang saya dapatkan begitu luar biasa," ujar Aung La N Sang dalam video trailernya. "Sebagai terima kasih untuk mereka, saya harus menjadi versi terbaik dari diriku."
"Saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk mereka."
Ia pun sadar, bahwa ia sejatinya bukanlah siapa-siapa tanpa dukungan dari masyarakat Myanmar.
"Saya tidak berbakat, saya tidak hebat, saya tidak cepat, tapi denganmu saya memiliki keberanian, kekuatan, apa pun saya butuhkan untuk memenangi Juara Dunia," tambahnya.
Seperti diketahui, saat ini Myanmar tengah berduka. Pergolakan di dalam negeri yang dilatarbelakangi oleh Junta Militer telah menelan sekitar 286 korban jiwa seperti diberitakan oleh berbagai media. Adapun jumlah pastinya diperkirakan bisa lebih banyak lagi.
Meski kini tinggal dan berlatih di Florida, Amerika Serikat, Aung La N Sang selalu vokal menyuarakan kecaman terhadap agresi yang terjadi di negara kelahirannya.
Untuk memberi penghiburan bagi rakyat Myanmar di masa sulit, Aung La N Sang berencana untuk memberikan dukungan lewat sebuah kemenangan dalam laga mendatang.
Cara Menyaksikan 'ONE on TNT IV'
'ONE on TNT IV' akan tayang pada Kamis pagi, 29 April, waktu Indonesia. Ajang yang didesain untuk tayang pada jam tayang utama Amerika Serikat ini dapat disaksikan live lewat Kaskus TV, Vidio, MAXstream, dan ONE Super App mulai pukul 7:30 WIB.
Selain itu, siaran ulangnya akan hadir keesokan harinya pada Jumat, 30, April, mulai pukul 23:30 WIB di SCTV.
