Ini Alasan Mengapa Demetrious Johnson Disebut GOAT dalam MMA

The Home Of Martial Arts
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Demetrious Johnson berhasil mempertahankan sabuk emasnya dalam laga trilogi kontra Adriano Moraes di ONE Fight Night 10 pada awal Mei lalu.
Torehan itu pun semakin mempertegas statusnya sebagai The Greatest Of All Time (GOAT) atau atlet terhebat sepanjang masa dalam MMA. Ucapan itu pun datang dari Chatri Sityodtong, CEO ONE Championship.
Bertanding di Colorado, seniman bela diri yang akrab disapa DJ ini menunjukkan dominasinya keunggulannya atas rival Adriano Moraes. Walau tak meraih penyelesaian, "Mighty Mouse" tampil dominan lewat kemenangan mutlak usai duel lima ronde pada Sabtu pagi (6/5/2023) waktu Indonesia.
https://www.instagram.com/p/Cr47qS6hdm8/
Hasil itu pun membuat DJ unggul satu poin atau 2-1 dari Moraes. Lewat aksinya, DJ resmi menutup rivalitas dengan sang penantang teratas divisi.
Bicara soal aksi dominan DJ di puncak laga perdana ONE Championship di Amerika, sang CEO Chatri Sityodtong tak menampik kehebatan sang Juara Dunia ONE Flyweight. Terlebih, "Mighty Mouse" juga jadi yang pertama menjadi juara di ONE dan UFC.
"Kita lihat dari kemampuan di beberapa aspek seperti striking, gulat, kuncian, kontrol arena hingga transisi gerakan," ujar Chatri.
"Lihat juga atletisme, kardio, kekuatan, keseimbangan, kecepatan, dan juga IQ tarung. DJ adalah seorang GOAT," lanjutnya.
Sebagai praktisi seni bela diri seumur hidup, Chatri memang bukanlah seorang pebisnis biasa. Ia belajar Muay Thai sejak kecil, dan menekuni BJJ ketika dewasa hingga memegang sabuk coklat.
"Ada banyak atlet yang telah mencetak pencapaian di olahraga ini, tapi mereka adalah pemain satu dimensi saja. Sementara di kalangan seni bela diri, banyak yang menyebut DJ sebagai GOAT," jelas Chatri.
"Hanya DJ, yang dibuat KO dan kembali menang di laga berikutnya dengan raihan KO. Bukan atlet tak terkalahkan yang menarik, tapi atlet yang bisa melawan semua orang di aturan berbeda," pungkasnya.
Tak hanya berjaya di MMA, DJ juga sukses menaklukkan Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai Rodtang dalam laga super-fight Muay Thai dan MMA. Adapun DJ berhasil menekuk Rodtang di ronde kedua lewat kuncian rear-naked choke.
Raihan itu didukung dengan rekor Dj di ONE Championship, yakni 6-1. Ia sempat kalah sekali dari Moraes, tapi berhasil membalas dengan serangan lutut terbang yang sukses menumbangkan sang rival di laga kedua.
Download ONE Super App untuk Mengikuti Perkembangan Terbaru ONE Championship!
ONE Fight Night 10 merupakan ajang unggulan ONE Championship pada tahun ini yang menandai kehadiran perdananya di daratan Amerika Serikat.
Ajang ini dapat disaksikan kembali lewat link Youtube di atas.
