Jonathan Haggerty Siap Hadapi Superlek Pasca Jadi Raja 2 Olahraga

The Home Of Martial Arts
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jonathan Haggerty telah menjelma menjadi salah satu striker ONE Championship terbaik di dunia.
Setelah menaklukkan Nong-O Hama dan merebut sabuk emas Muay Thai divisi bantamweight, ia juga berhasil mengalahkan jawara MMA Fabricio Andrade di laga utama ONE Fight Night 16 untuk mejadi penguasa baru kickboxing di divisi sang sama.
Kini, dengan dua sabuk juara dunia ONE dalam genggamannya, Haggerty tak merasa takut untuk menghadapi siapa pun, termasuk Superlek, orang yang pernah memberinya kekalahan di masa lalu.
Haggerty pun menyebut nama Superlek sebagai salah satu kandidat lawan untuk laga pertahanan sabuknya mendatang. Hal itu pun tak lepas dari wacana Superlek yang ingin naik ke kelas bantam.
"Saya dan Superlek sangat mungkin untuk kembali bertemu. Hanya tinggal masalah waktu," ujar Haggerty dalam sesi tanya jawab di media sosial Reddit.
Mundur ke belakang, Haggerty pernah bertemu dengan Superlek di luar ONE Championship pada 2018 silam. Namun, laga itu harus dihentikan di ronde kedua karena pelipis Haggerty bocor.
Setelah itu keduanya sempat hampir bertemu di turnamen ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix pada 2019 silam, tapi Haggerty harus mundur karena alasan medis.
Namun, persoalan berat pada akhirnya memaksa Haggerty untuk naik satu divisi pada 2022. Adapun keputusan itu berbuah manis, dan sang bintang Inggris sukses meraih sabuk emas di kelas bantam.
"Ketika saya harus mundur dari laga melawan Amir Naseri di kelas terbang, saya merasa kalau kelas beratku sudah bukan di kelas terbang. Saya harus membuat keputusan dan naik ke kelas bantam," sambungnya.
Ia pun tak menampik kemungkinan untuk bertemu kembali dengan Rodtang di masa depan. Hanya baik Superlek atau Rodtang, Haggerty siap menghadapi semuanya.
Pada 2018 lalu, Haggerty dilengserkan dan ditekuk oleh Rodtang dalam dua laga terpisah. Namun, ia siap untuk kembali menghadapi rival-rivalnya.
"Saya adalah lawan berbahaya di kelas bantam. Rodtang akan terkejut apabila kembali bertemu denganku," tegas Haggerty.
Selain laga Kejuaraan Dunia ONE Bantamweight Kickboxing, laga pendukung ONE Fight Night 16 juga akan dimeriahkan dengan perebutan sabuk inagurasi ONE Welterweight Submission Grappling antara Tye Ruotolo dan Magomed Abdulkadirov.
