Konten dari Pengguna

Kalem Tapi Berbahaya, Kisah Eko Roni Saputra Raih 7 Kemenangan MMA Beruntun

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Eko Roni Saputra berdoa sebelum berlaga di dalam Circle ONE Championship. Foto: ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Eko Roni Saputra berdoa sebelum berlaga di dalam Circle ONE Championship. Foto: ONE Championship

Sebagai atlet MMA, kesan yang Eko Roni Saputra tampilkan jauh dari apa yang kebanyakan orang bayangkan.

Seniman bela diri asal Indonesia ini tak banyak bicara, bahkan cenderung kalem sebelum, saat, dan setelah meraih kemenangan di pentas global ONE Championship.

Eko, yang lahir dan besar dari keluarga nelayan di Samarinda, sedang dalam performa menanjak berkat tujuh kemenangan beruntun di ONE Championship.

Sejak menjalani debut MMA internasional pada awal 2019, petarung 31 tahun ini telah menjalani delapan laga dengan torehan tujuh kemenangan beruntun. Yang istimewa, semuanya diraih pada ronde pertama.

Simak 3 kemenangan terbaiknya di sini:

video youtube embed

Dalam laga terakhirnya pada Oktober tahun lalu, Eko berhasil mengalahkan atlet Thailand Yodkaikaew Fairtex lewat kuncian heel-hook pada ronde pertama.

Pencapaian itu pun semakin melejitkan namanya untuk menjadi atlet Indonesia pertama yang bisa menembus rangking ONE Championship.

Pada Maret di tahun yang sama, Eko juga berhasil menang TKO pada ronde pertama atas Chan Rothana – petarung Kamboja yang telah dua kali mengalahkan juara One Pride.

“Bagi saya, 2022 ini banyak berpengaruh, dan ini adalah suatu pencapaian besar bagi saya,” ujar Eko tentang kiprahnya sepanjang tahun lalu.

“Ada mereka yang meremehkan saya setiap kali saya bertarung, seperti saat melawan Chan [Rothana], [Yodkaikaew] “Y2K” [Fairtex]. Mereka selalu menganggap saya di bawah.”

“Selain waktu, disiplin, kerja keras dan berlatih, inilah salah satu pencapaian pada 2022. Bagi saya, 2022 ini sudah cukup untuk menutup yang kelas bawah, dan saatnya untuk berada di antara petarung teratas,” lanjutnya.

Ucapan Eko bukan tanpa alasan. Banyak yang menanggap jika Eko hanyalah pendatang baru dalam MMA dan ia perlu mengalahkan paterung peringkat atas untuk membuktikan kualitasnya.

Ia memang mendulang banyak prestasi sebagai pegulat seperti tiga medali emas PON berturut-turut dan medali perak SEA Games. Sementara, kariernya dalam MMA baru saja dimulai.

Namun, rentetan kemenangan yang ia torehkan menjadi bukti jika ia layak diperhitungkan.

kumparan post embed

Hadapi Danny Kingad di ONE Fight Night 7

Setelah meraih tujuh kemenangan beruntun dan mendapat bonus senilai US$50.000 (Rp770 juta) dari CEO ONE Chatri Sityodtong setelah mengalahkan Yodkaikaew, Eko meminta kepada ONE untuk memberinya petarung lima besar divisi flyweight. Dan harapannya pun terkabul.

Ia akan menghadapi Danny Kingad pada Sabtu (25/2/2023) di ONE Fight Night 7 yang bertempat di Lumpinee Stadium, Bangkok, Thailand.

Kemenangan akan memperlebar jalur Eko menuju lima besar dan peluang untuk menghadapi Juara Dunia Demetrious Johnson.

“Saya melihat cahaya yang cukup terang. Tentu, untuk mencapai cahaya itu dibutuhkan proses, dan saya ingin berada di peringkat teratas. Namun, saya tak ingin takabur, saya ingin menjalaninya langkah demi langkah, dan saya tidak ingin merasa diri saya besar,” ungkap petarung 31 tahun ini.

“Dalam tiap langkah itu, di tiap pertandingan, saya harus menang.”

“Itu pencapaian dan pegangan saya, bagaimana apa yang di depan mata harus menang dulu, saya tidak mau [berpikir] terlalu tinggi. Pokoknya, di setiap pertarungan saya harus menang," pungkasnya.

Download ONE Super App untuk Mengikuti Perkembangan Terbaru ONE Championship!

instagram embed

ONE Fight Night 7 akan tayang pada Sabtu pagi (25/2/2023) dengan menampilkan tiga seniman bela diri Indonesia.

Ajang ini dapat disaksikan lewat Youtube, Facebook, Watch.ONEFC.com, serta Netverse. Selain itu, ONE Fight Night 7 juga akan tayang tunda di Net TV pada malam harinya.

kumparan post embed