Konten dari Pengguna

Kisah Mendiang Ayah Paulina Purnomowati Menginspirasi CEO ONE Championship

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Paulina Purnomowati, kandidat "The Apprentice: ONE Championship Edition" dari Indonesia. Foto: ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Paulina Purnomowati, kandidat "The Apprentice: ONE Championship Edition" dari Indonesia. Foto: ONE Championship

Lima kandidat global tersisa di The Apprentice: ONE Championship edition, termasuk wakil dari Indonesia Paulina Purnomowati.

Hal ini, tentu semakin mempersengit persaingan di serial televisi tanpa naskah ini dalam upaya mencari kandidat terbaik untuk menjadi anak didik dari Chatri Sityodtong, CEO dan Chairman ONE Championship.

Seperti diketahui, sang pemenang akan menerima tawaran pekerjaan senilai 250.000 dolar AS, atau setara Rp 3,5 miliar. Selain itu, kandidat terpilih juga akan menjabat sebagai Kepala Staff di ONE.

Paulina, yang mampu menunjukkan kelasnya sebagai pebisnis berpengalaman di tanah air, dianggap memiliki kualitas untuk menjadi pemenang seperti yang diungkapkan Chatri dalam sebuah wawancara dengan media baru-baru ini.

"Saya suka Paulina. Ia adalah superstar berhati emas," ujar Chatri. "Ia sangat cerdas, dan pada saat yang sama, ia sangat terstruktur dalam pemikirannya, baik secara kualitatif dan kuantitatif," tambahnya.

instagram embed

Dari episode yang telah berjalan, Chatri melihat sosok Paulina sebagai seorang pemimpin – baik bagi dirinya sendiri maupun orang di sekitarnya. Terlebih, Chatri juga mengaku terinspirasi akan kisah mendiang ayah Paulina.

"Pada akhirnya ia adalah seorang pemimpin. Saya sangat menyukai latar belakang terkait ayahnya, yang mendidiknya sepanjang hidup untuk menjadi seorang pemimpin," ujarnya.

Salah satu yang paling berkesan menurut Chatri adalah ketika Paulina bercerita betapa banyak orang, keluarga dan sejawat, yang datang melayat ke pemakaman mendiang ayahnya saat itu.

"Saya sangat menghormati ayahnya, serta kisah yang ia jelaskan saat ayahnya meninggal dunia dan semua orang datang ke rumahnya untuk memberi penghormatan. Banyak orang datang untuk menghormati ayahnya," jelas Chatri.

Dalam perjalanan hidupnya, Chatri yang memulai dari nol juga mengadopsi nilai yang sama sebagai seorang pemimpin – yakni membantu orang lain untuk menggali kehebatan mereka.

"Itu benar-benar menyentuh, karena filosofinya dalam bisnis adalah sebuah filosofi dari seorang pemimpin yang membantu banyak orang lain. Sesuatu yang mengena bagi saya sebagai seorang pemimpin," pujinya.

instagram embed

Dalam sebuah wawancara bertajuk 'Leadership Mentality' bersama Inspigo, Paulina sempat bercerita tentang sosok mendiang ayah yang mengajarkan nilai kepemimpinan sejak kecil.

Paulina sempat menjadi atlet senam saat duduk di bangku Sekolah Dasar. Bermula dari ajakan ayahnya melihat atlet di ajang Persami, ia mulai menanam modal kepemimpinan itu sejak dini.

"Waktu saya kecil ingat banget, pas senam kelas 1 [atau] kelas 2. Pas pulang ditanyain bukan main apa, tapi apa yang kamu pimpin. Justru dia men-trigger, maksud pemimpin itu apa sih?" kenang Paulina.

Paulina juga bercerita, bahwa nilai kepemimpinan yang diajarkan mendiang ayahnya adalah apa yang membantunya menjalani hidup. Kepemimpinan Paulina juga berlanjut lewat Ketua OSIS saat SMP dan SMU hingga ditunjuk menjadi Country Manager di sejumlah perusahaan lokal dan internasional.

"Saya dari SMP ketua OSIS, SMU Ketua OSIS, Country Manager sudah beberapa kali. Gak pernah ngoyo, tapi orang melihat saya seperti 'you're the leader.' Karena dari kecil banget diajarin pelan-pelan dengan cara yang friendly," ujarnya.

"Saya pikir ayahku adalah sosok yang menjadikanku dewasa ini."

Hal menarik lainnya tentang sosok sang ayah adalah bagaimana ia selalu bermanfaat bagi orang lain. Sebagai pengusaha, ia mendedikasikan diri untuk keluarga serta orang lain di sekitarnya.

"Saya melihatnya berjuang keras untuk mencari nafkah untuk kita. Dia adalah seorang pengusaha. Dia selalu membantu orang. Bahkan jika dia menghasilkan uang, dia akan memberikannya kepada orang lain untuk membantu. Jadi bagi saya, itulah yang seorang pemimpin. Saya belajar banyak darinya dalam aspek itu," tutup Paulina.

Cara Menyaksikan The Apprentice: ONE Championship Edition

X post embed

"The Apprentice: ONE Championship Edition" akan memasuki episode ke 10. Acara ini tayang setiap Kamis di jaringan televisi AXN mulai pukul 19:50 WIB.

Selain itu, stasiun televisi nasional Kompas TV menayangkannya setiap Senin pukul 22:00 WIB.

kumparan post embed