Konten dari Pengguna

Mengenal Tawanchai, Bintang Muay Thai Baru di ONE Championship

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tawanchai PK.Saenchai Muaythaigym (kiri) bersiap melepaskan tendangan mematikan saat berlaga di ONE: DANGAL yang tayang pada 15 Mei silam. Foto: ONE Championship
zoom-in-whitePerbesar
Tawanchai PK.Saenchai Muaythaigym (kiri) bersiap melepaskan tendangan mematikan saat berlaga di ONE: DANGAL yang tayang pada 15 Mei silam. Foto: ONE Championship

ONE Super Series baru saja kedatangan seorang superstar Muay Thai berbahaya yang berpotensi jadi ancaman di divisi bantamweight.

Gelaran ONE: DANGAL yang tayang pada 15 Mei menjadi saksi lahirnya seorang bintang baru bernama Tawanchai PK.Saenchai Muaythaigym.

Di umurnya yang baru menginjak 22 tahun, pria asal Thailand ini sudah berada dalam daftar petarung elite Muay Thai yang pernah mengenyam gelar Juara Lumpinee Stadium – sebuah ajang bergengsi di negeri Gajah Putih.

Kepiawaiannya dalam seni delapan tungkai ia tampilkan dengan begitu baik saat menjalani debut di ONE Championship dengan menghadapi Juara Dunia WBC Sean "Clubber" Clancy.

Sejak stanza awal, Tawanchai memang bermain dengan tenang. Berbeda dengan "Clubber" yang langsung bermain menekan.

Pada pertengahan ronde pertama, Tawanchai langsung menekan lewat kombinasi uppercut kanan dan straight kiri yang langsung menjatuhkan Clancy.

Walau bisa berdiri, Tawanchai langsung bersiap dengan tendangan kiri keras ke arah kepala serta siku tajam di posisi yang sama – sebuah gaya mematikan yang populer di kalangan praktisi muay femur.

Berlanjut ke ronde kedua, Clancy tampak sudah menderita kerusakan parah ketimbang Tawanchai. Seperti sebelumnya, tendangan kiri keras Tawanchai kembali menyumbang poin dan menjauhkan kemenangan dari Clancy.

video youtube embed

Puncaknya berada pada detik 35 di ronde ketiga. Sebuah tendangan kaki kiri keras Tawanchai berhasil menyapu dagu Clancy sekaligus menjatuhkannya bak tiang jatuh. Kemenangan pun segera diraih oleh sang pendatang baru sensasional.

Hanya masalah waktu sebelum Tawanchai dapat masuk ke dalam jajaran lima besar divisinya. Terlebih, ia juga sudah pernah mengalahkan petarung elite lain seperti Sangmanee Sor Tienpo dan Kulabdam Sor.Jor.Piek Uthai yang merupakan penantang tiga teratas divisi bantamweight.

Mungkin, kehadiran Tawanchai juga sekaligus menjadi penanda dari sebuah era baru Muay Thai yang siap menggulung dominasi sang penguasa divisi - Nong-O Gaiyanghadao.

Cara Menyaksikan ONE: FULL BLAST

video youtube embed

ONE: FULL BLAST dapat disaksikan lewat ONE Super App, Kaskus TV, Vidio, dan MAXSTREAM pada Jumat, 28 Mei, pukul 19:30 WIB.

Selain itu, ajang ini juga akan disiarkan SCTV pada Sabtu, 29 Mei, mulai pukul 23:30 WIB.

kumparan post embed