Konten dari Pengguna

MMA: Sunoto Nilai Pengalaman Rika Ishige Cukup Untuk Atasi Sunisa Srisen

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sunisa Srisen berhadapan dengan Rika Ishige dalam ONE: A NEW BREED III (ONE Championship)
zoom-in-whitePerbesar
Sunisa Srisen berhadapan dengan Rika Ishige dalam ONE: A NEW BREED III (ONE Championship)

Salah satu laga seni bela diri di ONE: A NEW BREED III yang paling ditunggu adalah pertemuan antara Rika "Tiny Doll" Ishige dan Sunisa "Thunderstorm" Srisen. Mereka akan tanding dalam disiplin seni bela diri campuran divisi atomweight ONE Championship.

Rika adalah salah satu nama besar di ONE Championship dan telah berlaga delapan kali di organisasi ini. Sementara, Sunisa yang masih berusia 19 tahun akan menjalani laga keduanya usai melakoni debut pada Juli lalu.

Laga yang dihelat di Bangkok, Thailand dan akan tayang pada Jumat, 18 September, bisa memberi gambaran tentang peta persaingan di ONE Championship.

embed from external kumparan

Pertemuan mereka pun penuh pertaruhan karena keduanya ingin kembali ke jalur kemenangan usai menelan kekalahan dalam laga terakhir mereka.

Berangkat dari hal tersebut, atlet kawakan asal Indonesia "The Terminator" Sunoto menganggap pengalaman akan menjadi kunci dalam menentukan hasil akhir.

"Saya rasa masih Rika [yang unggul], karena dari segi jam terbang, Rika lebih berpengalaman. Sementara Sunisa, yang saya lihat kemampuan grappling dan striking dia masih belum sedominan Rika," Tutur Sunoto

"Rika memiliki grappling bagus menurut saya," tambahnya.

Rika Ishige telah mengoleksi empat kemenangan dalam karier profesionalnya, dengan dua kemenangan ia raih lewat kuncian. Hal tersebut membuktikan bahwa grappling adalah salah satu senjata utamanya.

Di sisi lain, Sunisa Srisen memiliki motivasi tinggi untuk membalas kekalahannya atas Stamp Fairtex dalam laga debutnya di ajang ONE: NO SURRENDER.

Dengan semangat tinggi yang dimiliki keduanya untuk membuktikan kapasitas mereka di pentas dunia, Sunoto menganggap laga akan berjalan menarik.

instagram embed

Pionir Seni Bela Diri vs. Generasi Baru

Keduanya berasal dari Thailand, yang berarti memiliki gaya bertanding yang hampir mirip.

Rika berlatih di Bangkok Fight Lab / Tiger Muay Thai, sementara Sunisa mengasah kemampuannya di Mister Kok Gym. Keduanya merupakan sasana yang memiliki reputasi apik di Negeri Gajah Putih.

Prediksi Sunoto bukan tanpa dasar. Rika dianggap sebagai salah satu pioner perkembangan seni bela diri campuran di Thailand, yang notabene memiliki akar kuat dengan bela diri Muay Thai.

Predikat tersebut, serta jam terbang internasional yang telah ia kantongi selama berlaga di ONE Championship menjadikannya salah satu kontender yang patut diperhitungkan dalam peta persaingan, termasuk bagi petarung Indonesia Priscilla Hertati Lumban Gaol.

"Prediksi saya, kalau tidak submission, Rika akan menang TKO pada ronde satu," beber Sunoto.

"Sunisa jam terbang masih jauh di bawa Rika, namun dia masih muda. Jadi jalan dia masih sangat panjang," pungkas Sunoto.

ONE: A NEW BREED III dapat disaksikan lewat ONE Super App, Vidio, MAXstream dan Kaskus TV mulai pukul 19:30 WIB pada Jumat, 18 September.

Selain itu, SCTV akan menyiarkannya mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.

embed from external kumparan