Konten dari Pengguna

ONE 168: Denver - Mikey Musumeci Hadapi Kade Ruotolo Dalam Super-Fight Grappling

ONE Championship

ONE Championshipverified-green

The Home Of Martial Arts

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mikey Musumeci (kiri) naik tiga kelas berat untuk menghadapi Kade Ruotolo
zoom-in-whitePerbesar
Mikey Musumeci (kiri) naik tiga kelas berat untuk menghadapi Kade Ruotolo

ONE 168: Denver akan menampilkan salah satu aksi nekat dari Mikey Musumeci yang naik tiga divisi demi mencoba merebut sabuk emas milik Kade Ruotolo.

Laga mereka berpotensi menjadi pertandingan submission grappling terbesar sepanjang sejarah.

instagram embed

Pada Sabtu, 7 September, Juara Dunia ONE Flyweight Submission Grappling Mikey “Darth Rigatoni” Musumeci akan menantang Juara Dunia ONE Lightweight Submission Grappling Kade Ruotolo demi sabuk emas dalam super-fight yang akan menggemparkan dunia Brazilian Jiu-Jitsu.

Musumeci adalah seniman bela diri yang berkompetisi di kelas flyweight (61,2 kilogram), sementara Ruotolo adalah jawara di kelas lightweight (77 kg).

Artinya ada perbedaan hampir 16 kilogram di antara keduanya.

Pertemuan monumental yang akan dihelat di Ball Arena, Denver, Colorado ini, akan menandai kembalinya ONE ke Amerika Serikat.

Kedua superstar Amerika ini tak tersentuh kekalahan di ONE Championship dan banyak disanjung sebagai submission grappler pound-for-pound terbaik di muka bumi.

instagram embed

Sebagai Juara Dunia IBJJF lima kali, Musumesi terlihat sempurna sejak debutnya di ONE pada April 2022. Atlet sensasional berusia 27 tahun ini telah meraih enam kemenangan beruntun, yang mencakup tiga kuncian luar biasa.

Pria asal New Jersey ini akan naik tiga kelas demi meraih sabuk emas dalam dua divisi berbeda. Namun, tantangan semacam ini bukanlah kali pertama bagi Musumeci di bawah gemerlapnya cahaya kompetisi ONE Championship.

Dalam penampilan terakhirnya, Musumeci melawan mantan Juara Dunia ONE Lightweight MMA, Shinya “Tobikan Judan” Aoki. Ia bahkan mengunci sang ikon dari Jepang lewat teknik andalan lawannya, “Aoki lock.”

Ruotolo, yang baru menginjak 21 tahun, juga tak kalah dominan dalam kiprahnya di organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini.

Seperti Musumeci, ia juga punya rekor sempurna 6-0 di ONE. Selain itu, Ruotolo juga telah sukses mempertahankan gelarnya sebagaik tiga kali sejak memenangi sabuk bergengsi tersebut pada Oktober 2022.

instagram embed

Sebagai Juara Dunia ADCC termuda dan belum lama ini meraih kemenangan kuncian atas Francisco Lo di ONE Fight Night 21, bintang asal California ini dikenal akan prestasi, agresivitas dalam mengejar kuncian, serta teknik inovatif dalam berlaga.

Mengingat kemampuan teknik elite yang dimiliki keduanya serta rasa tak kenal takut untuk menghabisi lawan, para penggemar pasti akan dimanjakan oleh aksi luar biasa dari laga antar Juara Dunia ini.

Sebelum pertemuan mereka di Denver, baik Musumeci dan Ruotolo telah dijadwalkan untuk beraksi dalam laga blockbuster masing-masing.

Pada 8 Juni di ONE 167: Stamp vs. Zamboanga, “Darth Rigatoni” akan menghadapi Gabriel Sousa – pria terakhir yang mengalahkannya – dalam laga submission grappling divisi bantamweight yang telah lama dinanti.

Pada hari yang sama, Ruotolo akan mengenakan sarung tinju 4-ons dalam laga debut MMA yang dinantikan kontra Blake Cooper.

Download ONE Super App untuk mengikuti perkembangan terbaru ONE Championship!