ONE Championship: Anissa Meksen dan Phetjeeja Perebutkan Sabuk Kickboxing

The Home Of Martial Arts
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Laga striking elite antara Anissa Meksen dan Phetjeeja akan terwujud dalam ONE Friday Fights 46 di akhir Desember tahun ini.
Dua dari striker wanita terbaik ONE Championship itu pun akan berkompetisi demi gelar Juara Dunia Interim ONE Women’s Atomweight Kickboxing di arena ikonik Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok pada 22 Desember 2023.
Nama Meksen memang dikenal sebagai striker pound-for-pound perempuan terbaik di dunia, dengan raihan 103-5. Petarung Prancis-Aljazair itu tujuh kali menjadi Juara Dunia Muay Thai dan Kickboxing, serta belum terkalahkan di ONE Championship.
Meksen menjalani debut promosional yang mengesankan, ketika ia menghentikan Juara Dunia ISKA Atomweight K-1, Cristina Morales, via TKO pada ronde kedua. Ia lalu mengatasi Marie Ruumet dan Dangkongfah Banchamek dengan sepasang keputusan mutlak tegas.
Namun, Meksen akan berhadapan dengan seorang atlet yang jauh lebih muda dengan segudang pengalaman berkompetisi. Phetjeeja, yang juga dikenal sebagai “The Queen” adalah Juara Dunia WMC Muay Thai yang memiliki catatan rekor 206-6.
Di satu sisi Phetjeeja merupakan salah satu striker terbaik dengan jam terbang tinggi, terlepas dari umurnya yang masih 21 tahun. Pasca berlaga di ONE Friday Fights, sang bintang Thailand langsung meraih dua kemenangan KO serta kontrak ONE Championship bernilai US$ 100.000 atau setara dengan 1,6 miliar rupiah.
Kemudian ia memberi aksi TKO menawan atas Lara Fernandez dalam waktu 26 detik pada Juli lalu, sebelum mendominasi Celest Hansen dan mencetak TKO ronde ketiga pada awal Oktober.
Kini kedua jagoan striking modern itu akan menutup tahun ini lewat aksi spektakuler demi sabuk interim kickboxing. Pemenang dari laga itu pun dipastikan menghadapi sang Ratu penguasa divisi kickoxing, Janet Todd, pada 2024.
