ONE Championship: Dua Striker Elite Bertemu, Anthony Engelen Turut Antusias

The Home Of Martial Arts
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Antusiasme penggemar ONE Championship semakin meningkat jelang gelaran ONE: INSIDE THE MATRIX pada Jumat, 30 Oktober 2020, di Singapura.
Gelaran ini menandai kembalinya ONE Championship ke kota Singa dalam rangkaian aksi bela diri tingkat dunia.
Dengan menghadirkan empat laga perebutan gelar Juara Dunia, ajang ini juga ditandai pertempuran antara dua pencetak KO kelas dunia – Juara Dunia ONE Featherweight Martin “The Situ-Asian” Nguyen melawan penantang peringkat ketiga divisi ini, Thanh Le.
Dua atlet berdarah Vietnam ini merupakan monster knockout yang bisa merobohkan lawan di luar dugaan.
Salah satu petarung bela diri campuran (MMA) terbaik ONE Championship Indonesia, Anthony “The Archangel” Engelen, memberikan analisis dan prediksi laga perebutan gelar antara Martin “The Situ-Asian” Nguyen versus Thanh Le.
“Laga perebutan gelar antara Martin versus Than Le ini juga sangat menarik untuk disimak. Martin adalah pertarung dengan karakter utama sebagai seorang striker, karena berbagai pencapaian kemenangannya melalui pertarungan stand up,” buka Anthony.
Dengan rekor 13-3, Martin Nguyen telah mengalahkan beberapa nama terbesar dalam olahraga ini, termasuk Marat “Cobra” Gafurov, Eduard “Landslide” Folayang, Narantungalag “Tungaa” Jadambaa dan pria yang kini menjadi Juara Dunia ONE Lightweight, Christian Lee.
“Serangan overhead punch tangan kanan Martin adalah salah satu yang terbaik di dunia. Dia telah merobohkan berbagai petarung dengan tangan itu. Ia sangat gesit dan cekatan dalam mengolah kondisi ring. Martin adalah Juara Dunia divisi featherweight saat ini, apa lagi yang perlu dikatakan soal kemampuannya?” katanya lagi.
Di sudut lain, Thanh Le adalah seorang monster yang bisa menumbangkan lawannya dengan cepat.
Dengan rekor 11-2, ia memenangkan seluruh laganya tanpa putusan juri.
“Sementara itu, Thanh Le terus melaju dalam raihan prestasi divisinya. Ia bertarung dengan cukup gila, ia pernah menjatuhkan lawan dengan kedua tangan! Ia punya kemampuan serang yang menarik. Latar belakangnya adalah sebagai atlet taekwondo sehingga ia memiliki kuda-kuda yang agak berbeda,” Anthony melanjutkan analisisnya.
“Thanh lebih suka melancarkan serangan dengan tendangan. Namun, kita belum pernah menyaksikannya bertarung di atas kanvas ring terlalu sering. Tentu karena ia lebih sering melakukan KO dalam stand up fight,” ulas “The Archangel”.
“Dua striker yang sama-sama handal akan berhadapan dalam pertandingan lain di ONE: INSIDE THE MATRIX. Ini adalah salah satu pertandingan favorit saya dalam kartu pertandingan di Singapura. Saya sangat menantikan laga mereka ini. Semua pun harus menonton gelaran ONE Championship langsung dari Singapura pada Jumat ini!” tutup Anthony Engelen.
Cara Menyaksikan ONE Championship
ONE: INSIDE THE MATRIX dapat disaksikan live pada Jumat, 30 Oktober, lewat ONE Super App, Vidio, MAXstream dan Kaskus TV mulai pukul 19:30 WIB.
Selain itu, stasiun TV nasional SCTV akan menayangkannya mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.
