ONE Championship Kedatangan Tiga Superstar Baru dari Tiongkok

The Home Of Martial Arts
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tiga bintang seni bela diri baru dari Tiongkok siap meniti karier di ONE Championship.
Pada Senin, 21 Juni, atlet kickboxing sensasional Qiu Jianliang dan dua seniman bela diri campuran muda bertalenta “The Prince” Banma Duoji dan “The Warrior” Zhang Lipeng mengumumkan jika mereka telah bergabung dengan ONE.
Qiu, yang dianggap sebagai kickboxer super featherweight teratas di muka bumi, tengah mencatatkan 17 kemenangan beruntun.
Juara Dunia Kickboxing berkali-kali ini sempat rehat sejenak dari kompetisi untuk mengejar gelar Master jurusan Marketing Olahraga di Universitas Loughborough di London, Inggris.
Kini, setelah menyelesaikan studinya, atlet berusia 31 tahun ini tak sabar untuk melanjutkan kariernya di ONE Super Series dan menjadi pria pertama dari negaranya yang meraih sabuk emas ONE.
“Saya merasa sangat terhormat bisa bergabung dengan ONE Championship, organisasi seni bela diri terbesar di dunia. Saya bersemangat untuk membawa karier bertarung profesional saya pada level selanjutnya,” ucapnya.
“Saat ini, Xiong Jing Nan menjadi satu-satunya Juara Dunia ONE dari Tiongkok, tetapi hal itu akan segera berubah. Saya ingin menciptakan sejarah sebagai pria pertama yang menjadi Juara Dunia ONE dari Tiongkok.”
Qiu akan berlaga di divisi bantamweight kickboxing ONE Super Series, yang saat ini dikuasai oleh Juara Dunia Capitan Petchyindee Academy.
Dua Nama Lain Juga Gabung ONE Championship
Qiu tak sendirian. Selain dirinya, ada nama Banma yang juga bergabung dengan organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini. Ia memulai karier bela diri campurannya dengan meraih 12 kemenangan beruntun.
Atlet strawweight berusia 23 tahun ini dikenal akan perannya di sebuah film tinju Tiongkok pada 2018 berjudul “The Golden Belt.”
Selain dua nama tersebut, Zhang juga akan memulai kiprahnya dalam mengincar gelar Juara Dunia ONE Lightweight.
Veteran berusia 31 tahun tersebut menjuarai “The Ultimate Fighter: China” dan berlaga di beberapa organisasi bela diri campuran terbesar di dunia.
