ONE Championship: Sunoto Prediksi Ada KO di Laga Xiong Jing Nan Vs. Tiffany Teo

The Home Of Martial Arts
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat ONE Championship menggelar ONE: INSIDE THE MATRIX di Singapura pada Jumat, 30 Oktober, para fan akan disuguhi aksi para seniman bela diri terbaik.
Terdapat empat laga perebutan sabuk Juara Dunia pada malam itu, yang menjadikan ajang ini sebagai perhelatan terbesar The Home Of Martial Arts sepanjang tahun 2020 ini.
Salah satu sabuk emas yang diperebutkan adalah gelar Juara Dunia ONE Women's Strawweight yang mempertemukan juara bertahan "The Panda" Xiong Jing Nan menghadapi Tiffany "No Chill" Teo.
"The Panda" merupakan atlet dominan asal China dengan rekor 17-2. Sementara, Tiffany memiliki catatan 9-1. Yang menarik, satu-satunya kekalahan atlet Singapura tersebut diderita dari calon lawannya pada akhir pekan nanti.
Keduanya pernah bertemu pada awal 2018 lalu. Kala itu, Xiong Jing Nan menang TKO pada ronde empat dan meraih gelar Juara Dunia ONE Women's Strawweight.
Menurut "The Terminator" Sunoto, atlet veteran asal Indonesia yang telah berlaga di ONE Championship sejak 2015 lalu, laga ini menarik ditunggu karena tensi tinggi yang telah terbangun antara keduanya.
"Dari segi kemampuan, mental, dan jam terbang, [Jing Nan] terlihat unggul, dan mereka juga sudah pernah ketemu," sebutnya. "Saya mengunggulkan Xiong Jing Nan untuk juaranya."
Sunoto menjelaskan bahwa kekuatan striking dari sang Juara bertahan sangatlah berbahaya, dan Tiffany perlu memutar otak untuk menghindari tinju lawannya.
Ditambah lagi, kemampuan "The Panda" untuk tetap tegap berdiri saat menerima serangan menjadikannya lawan yang sulit untuk dikalahkan.
"Saya pikir Tiffany harus bisa membawa pertandingan ke bawah, itupun kalo bisa," jelas Sunoto.
"Xiong Jing Nan, selain mempunyai tinju yang kuat, takedown defense dia itu bagus sekali, jadi sangat sulit untuk lawannya menyeret ke bawah. Tapi kesempatan terbesar dia datang saat bertanding dibawah."
"The Terminator" memprediksi Xiong Jing Nan akan dapat mengungguli sang lawan dalam dua ronde, dan dapat mencetak sebuah KO yang spektakuler untuk mengakhiri pertandingan.
"Saya pikir sih Xiong yang unggul, saya kira akan menang lewat KO di ronde kedua," jelas Sunoto. "[Jing Nan] akan seperti bulldozer yang akan terus maju, seperti biasa."
Sunoto menjelaskan bahwa "The Panda" akan menekan lewat striking. Selain itu, atlet asal Evolve MMA tersebut juga pastinya telah melatih kemampuan di atas kanvas sebagai antisipasi gaya bertanding lawannya.
"Saya pikir dia akan menggunakan game plan dan cara bertanding yang natural untuknya," jelas Sunoto. "Jika dilihat lawannya, Tiffany terkenal dengan striking, tapi powernya itu beda sekali. Jadi saya pikir ronde kedua maksimal."
Cara Menyaksikan ONE Championship
ONE: INSIDE THE MATRIX dapat disaksikan live lewat ONE Super App, Vidio, MAXstream dan Kaskus TV pada Jumat, 30 Oktober, mulai pukul 19:30 WIB.
Selain itu, statiun televisi nasional SCTV akan menyiarkannya mulai pukul 23:30 WIB pada hari yang sama.
