ONE Fight Night 20: Phetjeeja Incar Status Striker Perempuan Terbaik

The Home Of Martial Arts
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari ONE Championship tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelang ONE Fight Night 20 pada Sabtu (9/3/2024), Phetjeeja bicara perihal keinginan menjadi striker perempuan terbaik lewat kemenangan atas Janet Todd.
Pemegang sabuk interim kickboxing kelas atom itu berkesempatan untuk menyatukan sabuknya dengan sabuk emas milik sang penguasa divisi di laga utama, yang dihelat sehari setelah Hari Perempuan Internasional di Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok.
Phetjeeja pun meraih kesempatan itu setelah sukses mengalahkan striker legendaris Anissa Meksen di laga terakhirnya tahun lalu. Ia pun ingin meraih kejayaan yang lebih besar dengan mengalahkan sang ratu kickboxing di panggung terakhirnya.
Mengawali karier sebagai bintang Muay Thai, Phetjeeja mencatatkan rekor luar biasa 207-6 di disiplin striking. Setelah Meksen, kemenangan atas Todd bisa menempatkanya di posisi tertinggi sebagai seorang striker perempuan terbaik.
“Saya akan dapat menyebut diri saya sebagai striker pound-for-pound terbaik wanita di dunia setelah memenangi laga ini," tegas Phetjeeja.
Walau dikenal sebagai ratu kickboxing, Todd juga pernah meraih sabuk interim Muay Thai usai mengalahkan Lara Fernandes. Tak hanya memiliki IQ tarung yang tinggi, sang striker Amerika juga memiliki kekuatan yang tak boleh diremehkan.
“Saya masih belum dapat menemukan kelemahannya, tapi saya kira pertahanannya terlalu lebar. Sebagai mantan petinju, saya tahu bahwa pertahanan yang rapat berguna untuk melontarkan berbagai senjata lebih cepat," lanjutnya.
Atlet perwakilan sasana Lukjaoporongtom itu pun mengetahui kalau ia takkan mendapat laga mudah saat melawan Todd. Walau ia mengakui kehebatan lawannya, Phetjeeja tetap merasa yakin bisa menang.
“Saya kira saya lebih baik dari dirinya dalam tinju. Saya mengasah pukulan saya untuk menjadi lebih kuat dan akurat," ujar Phetjeeja.
Mengawali kariernya lewat rangkaian ONE Friday Fights, kemampuan tinju Phetjeeja telah membawanya meraih dua penyelesaian TKO yang berbuah kontrak ONE Championship. Setelahnya ia kembali meraih dua penyelesaian TKO, dan kemenangan mutlak atas Meksen.
Hanya di satu sisi, Todd telah melawan berbagai nama terbaik di divisinya selama bertahun-tahun yang menghasilkan catatan rekor 7-2 di ONE Championship. Ia hanya pernah menelan dua kekalahan via keputusan juri, itu pun atas lawan elite seperti Stamp Fairtex dan Allycia Hellen Rodrigues.
“Janet Todd pasti sangat kuat. Saya kira laga ini akan berakhir saat waktu habis, tapi itu tergantung pada apa yang akan terjadi di dalam ring. Sulit untuk meng-KO dirinya, tapi itu bukan sesuatu yang tak mungkin. Sebaliknya, ia dapat meng-KO saya juga. Itu 50-50," pungkasnya.
Hanya dalam laga yang mempertemukan kedua striker perempuan terbaik, apapun bisa saja terjadi. Para fans pun hanya dapat melihat jawabannya dengan menonton laga utama ini secara langsung.
